Arda Turan: Tiki-taka seperti Permainan Catur

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 24 Feb 2016, 02:30 WIB
Gelandang Barcelona asal Turki, Arda Turan. (AFP/Josep Lago)

Bola.com, Barcelona - Gelandang Barcelona, Arda Turan, merasa taktik tiki-taka tidak semudah yang dibayangkan. Menurut Turan, taktik tersebut bagaikan sebuah permainan catur.

Advertisement

Tiki-taka telah menjadi filosofi permainan Barcelona sejak era kepelatihan Johan Cruyff. Lalu, taktik tersebut berkembang pada era Josep Guardiola. Berkat pakem itu, El Barca sukses mencatatkan rekor sebagai tim pertama yang mampu meraih semua gelar pada musim 2008-2009.

Sementara itu, Turan datang dari Atletico Madrid dengan banderol 34 juta euro (Rp 510 miliar) musim ini, dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Namun, pemain timnas Turki itu baru mencatatkan debutnya pada 9 Januari 2016, lantaran Barcelona baru terbebas dari sanksi yang ditetapkan FIFA.

"Jika dilihat, tiki-taka terlihat seperti permainan catur. Permainan catur terlihat mudah untuk dimainkan, namun tidak pada kenyataannya. Setiap orang memiliki tugas dan posisi masing-masing. Hebatnya, semua pemain mampu memenuhi tugas tersebut," kata Turan.

"Kami Memiliki satu tujuan, yaitu mengulangi pencapaian pada musim lalu. Kami ingin meraih semua kemenangan. Kami lapar dengan trofi juara, khususnya Liga Champions," tambahnya.

Meski belum mencetak gol untuk Barcelona, Turan mampu menunjukan kapasitasnya lewat torehan tiga assist dari 11 pertandingan di semua kompetisi. Catatan itu terbilang impresif, mengingat dirinya baru mulai bermain pada Januari tahun ini.

Sumber: Soccerway

Berita Terkait