Maradona Sebut Calon Presiden FIFA Ini Pengkhianat

oleh Ary Wibowo diperbarui 26 Feb 2016, 23:51 WIB
Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, menyebut salah satu calon Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai pengkhianat. (AFP/Carlo Hermann).

Bola.com, Bueno Aires - Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, menyebut salah satu calon Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai pengkhianat. Salah satu alasannya, karena mantan pemain Barcelona dan Napoli itu mempertanyakan motif Infantino maju sebagai calon Presiden FIFA. 

Advertisement

Infantino merupakan satu dari lima kandidat Presiden FIFA, selain Sheik Salman, Prince Ali bin al-Hussein, Jerome Champagne, dan Tokyo Sexwale. Namun, dalam pemilihan yang berlangsung dalam Kongres Luar Biasa FIFA di Zurich, Jumat (26/2/2016), Sexwale mengundurkan diri. 

"Menurut saya, Prince Ali dan Sheikh Salman memiliki peluang besar. Saya mengatakan hal ini kepada Anda karena Infantino berperilaku seperti seorang pengkhianat. Dia seperti itu karena kedekatannya dengan Michel Platini. Saya ingin melihat Presiden FIFA yang tidak ingin menjadi miliarder, tetapi peduli terhadap sepak bola, tanggung jawab terhadap Piala Dunia," ujar Maradona.

Maradona dikabarkan bukan orang pertama yang mempertanyakan motif pencalonan Infantino, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA. Maklum, pria asal Swiss itu sempat mengaku akan membawa semangat Presiden nonaktif UEFA, Michel Platini, yang kini menjadi tersangka kasus suap. 

"Dia (Platini) dilarang beraktivitas dari sepak bola untuk beberapa alasan, tetapi dia tidak dilarang berbicara kepada orang. Jadi, saya jelas berbicara kepadanya mengenai pencalonan ini. Kami berbicara mengenai banyak hal," ujar Infantino seperti dilansir The Telegraph, 22 Januari lalu. 

Menurut media-media Eropa, Infantino mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA lantaran UEFA tidak ingin kehilangan "muka" setelah Platini ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu diketahui lantaran Infantino sebelumnya jarang melakukan tugas yang berkaitan dengan kampanye Presiden FIFA. 

Hingga berita ini diturunkan, proses pemungutan suara Presiden FIFA masih berlangsung pada tahap kedua. Infantino sementara unggul dalam proses pemilihan tersebut dengan memiliki 88 suara, diikuti Sheikh Salman (85), Prince Ali bin al-Hussein (27), dan Jerome Champagne (7). 

*Update: Gianni Infantino akhirnya terpilih sebagai Presiden FIFA periode 2016-2021 setelah meraih total 115 suara, mengalahkan Sheikh Salman (88), Prince Ali (4), dan Champagne (0) pada putaran kedua pemungutan suara. 

Sumber: Skysports, FIFA, The Telegraph, Youtube

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini