Realistis, Tunggal Putra Tak Diberi Target Tinggi di All England

oleh Erwin Fitriansyah diperbarui 04 Mar 2016, 08:15 WIB
Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, dan Anthony Sinisuka Ginting, harus berjuang dari babak kualifikasi di turnamen All England. (Bola.com/Vitalis Yogi)

Bola.com, Jakarta - PBSI mengirim tiga orang wakil di nomor tunggal putra ke turnamen All England yang digelar di Birmingham, Inggris, 8-13 Maret. Mereka adalah Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting, dan Jonatan Christie.

Baca Juga

Advertisement

Satu pemain di nomor tunggal putra yang juga akan mewakili Indonesia adalah Tommy Sugiarto. Pemain berperingkat 10 BWF itu tampil melalui jalur non-pelatnas.

Empat orang ini adalah tulang punggung nomor tunggal putra di Kualifikasi Piala Thomas 2016 yang digelar di Hyderabad, awal Februari. Saat itu tim Indonesia sukses menjadi juara babak kualifikasi.

Keberhasilan tersebut membuat pemain di nomor tunggal putra mendapatkan pujian. Kecuali Tommy, pemain lain terbilang generasi baru dari tunggal putra Indonesia.

Hanya saja, keberhasilan membawa Indonesia menjadi juara babak kualifikasi Piala Thomas itu tak lantas membuat PBSI membebani Jonatan dkk. dengan target tinggi.

“Kalau dilihat secara peringkat, mereka memang masih jauh. Tapi PBSI tetap memberi target mereka tidak hanya sekedar berpartisipasi saja. Mereka harus bisa memanfaatkan kesempatan karena All England menjadi turnamen yang poinnya dihitung untuk ke Olimpiade,” kata Ricky Soebagdja, manajer tim Indonesia ke All England.

Pada nomor tunggal putra, cuma Tommy yang langsung lolos ke babak utama. Ia akan menghadapi unggulan tujuh asal Taiwan di babak pertama, Chou Tien Chen.

Sementara Ihsan, Anthony, dan Jonatan harus berjuang dari babak kualifikasi All England. Sayangnya Ihsan dan Jonatan berada di pool yang sama, sehingga salah satu dari mereka dipastikan gugur untuk memperebutkan tiket ke babak utama.