Klub Jacksen Tiago Belum Siap Tampil di Kasta Tertinggi Malaysia?

oleh Aning Jati diperbarui 13 Mar 2016, 16:00 WIB
Klub asuhan pelatih Jacksen F. Tiago, Penang FA, kalah 1-3 dari Kelantan FA di laga kelima Malaysia Super League 2016 (12/3/2016). Jacksen menilai timnya masih kurang pemain berpengalaman dan belum siap tampil di MSL 2015. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Penang - Tantangan berat terus dihadapi Jacksen F. Tiago sebagai pelatih kepala Penang FA. Pada laga kelima Malaysia Super League (MSL) 2016, Sabtu (12/3/2016), Penang FA dikalahkan Kelantan FA dengan skor 1-3.

Kekalahan itu jadi kekalahan kedua di MSL 2016 dan membuat Penang untuk sementara berada di posisi ketujuh di klasemen sementara dengan poin lima.

Hasil itu sedikit banyak sudah diperkirakan Jacksen. Pasalnya, jelang pertandingan kontra Kelantan, mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengungkapkan ia punya pekerjaan rumah terhadap pasukannya yang dinilai masih kurang punya sengatan sebagai modal menghadapi persaingan di MSL musim ini.

Jacksen bahkan menyiratkan skuatnya masih belum cukup siap untuk tampil di kasta tertinggi. Penyebabnya, musim ini Penang FA tidak didukung banyak pemain berpengalaman alias lebih banyak mengandalkan pemain muda.

"Kami bisa jauh lebih baik. Tapi, problem utama adalah kami tak punya banyak pemain berpengalaman yang bisa mengarahkan saat di lapangan," kata Jacksen, seperti dikutip di The Star.

Advertisement

Pelatih 47 tahun itu memberi contoh, kala timnya ditahan 1-1 oleh Perak FA pada 1 Maret 2016. Ketika itu Osas Saha mampu membawa The Panthers unggul dan mendominasi sepanjang babak pertama. Namun, sesaat jelang turun minum, tim lawan mampu menyamakan kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga laga berakhir, padahal pertandingan itu digelar di depan publik Penang.

"Tim yang berpengalaman akan bisa bangkit di babak kedua dari kebobolan di babak pertama semacam itu. Kami butuh mental yang lebih kuat dan tak memperbolehkan kesalahan individu memengaruhi performa tim secara keseluruhan," imbuhnya.

Tetapi, peringatan Jacksen itu belum membuahkan hasil maksimal karena usai hasil imbang itu, Penang FA justru takluk dari Kelantan.

Musim ini Penang FA yang juga kerap disebut Pulau Pinang lebih banyak menggunakan tenaga pemain muda lokal sesuai dengan kebijakan manajemen yang ingin memberdayakan mereka agar publik Penang makin bangga dengan klub kesayangan.