F1 GP Bahrain: Rio Haryanto Kecewa dengan Hasil Kualifikasi

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 03 Apr 2016, 06:45 WIB
Pebalap Manor Racing, Rio Haryanto, mengaku kecewa dengan hasil kualifikasi F1 GP Bahrain, Sabtu (2/4/2016). (EPA/. EPA/Diego Azubel)

Bola.com, Sakhir - Rio Haryanto mengaku kecewa dengan hasil pada sesi kualifikasi Formula (1) GP Bahrain, di Sirkuit Sakhir, Sabtu (2/4/2016). Pebalap Manor Racing tersebut langsung tereliminasi pada Q1 dan bakal start dari posisi ke-20 pada balapan, Minggu (3/4/2016).

Rio mengakhiri sesi kualifikasi di posisi ke-21, dengan catatan waktu 1 menit 34,190 detik. Namun, Rio akan memulai balapan dari posisi ke-20 karena Kevin Magnussen, yang mengakhiri sesi kualifikasi di peringkat ke-19, mesti start dari pit lane. Pebalap Renault itu dihukum akibat lalai tak melakukan pengecekan berat mobil pada sesi latihan bebas kedua (FP2), Jumat (1/4/2 016).

Advertisement

Posisi start Rio cukup jauh di belakang rekan setimnya, Pascal Wehrlein, yang menempati posisi ke-16. Pebalap asal Jerman itu menorehkan catatan waktu 1 menit 32,806 detik. Kondisi ini membuat pebalap asal Solo, Jawa Tengah, tersebut kecewa. Apalagi pada sesi latihan bebas ketiga, dia sebenarnya tampil bagus dan mampu mengalahkan catatan waktu lap terbaik Wehrlein.

"Setelah FP3 yang baik pagi ini, saya cukup kecewa dengan sesi kualifikasi. Saya hanya punya waktu untuk satu kesempatan dan tidak mendapatkan hasil yang cukup bagus dari putaran tercepat saya,” kata Rio, melalui rilis kepada bola.com, seusai babak kualifikasi.

“Jelas terlihat masih ada performa lebih baik yang dapat muncul dari mobil dan dari saya,” imbuhnya.

Secara tersirat, Rio terlihat kurang nyaman dengan format baru kualifikasi yang telah diterapkan di GP Australia dan GP Bahrain tersebut.

“Kami harus melihat apa yang terjadi dengan format kualifikasi ini dan berusaha untuk mengoptimalkan solusi apapun yang kami miliki di China,” ujar dia. Balapan seri ketiga akan digelar di F1 GP China dua pekan lagi.

Rio menyadari kansnya menyodok ke depan dan membuka kans mendulang poin di Sirkuit Sakhir tak terlalu besar setelah harus start dari posisi ke-20. Tapi, bukan berarti peluangnya tertutup rapat. Kecepatan Rio dari sesi latihan bebas hingga kualifikasi selalu tinggi. Buktinya, dia selalu masuk 10 besar pebalap dengan kecepatan tertinggi berdasarkan data speed trap.

“Sebuah pekerjaan yang lebih sulit untuk esok hari tapi saya masih memiliki harapan besar karena saya sangat senang dengan race pace kami kemarin,” kata Rio Haryanto.

Sementara itu, Lewis Hamilton menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi F1 GP Bahrain. Pebalap Mercedes tersebut membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 29,493 detik, yang merupakan rekor lap baru di Sirkuit Sakhir. 

Posisi kedua ditempati pemenang GP Australia, Nico Rosberg, yang lebih lambat 0,077 detik dari Lewis Hamilton. Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, melengkapi tiga besar pebalap terdepan dengan catatan waktu 1 menit 30,012 detik.