Imbas Kontroversi Homoseksual, Pacquiao Diserang Pria Asing di LA

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 04 Apr 2016, 19:30 WIB
Petinju Filipina, Manny Pacquiao, diserang orang asing di tempat parkir Restoran Kabuki, di Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (3/4/2016) siang waktu setempat. (EPA/Paul Buck)

Bola.com, Los Angeles - Bintang tinju asal Filipina, Manny Pacquiao, diserang orang tak dikenal di area parkir restoran Kabuki, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (3/4/2016) siang waktu serempat. Serangan itu diduga terkait ucapan kontroversial anti-homoseksual yang pernah dilontarkan petinju berjuluk Pac-Man tersebut pada Februari lalu.

Kejadian penyerangan itu bermula saat Pacquiao selesai makan siang di Restoran Kabuki sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Dia kemudian berjalan menuju mobil Ferrarinya yang berada di tempat parkir. Menurut sejumlah saksi mata, tiba-tiba ada seorang pria yang berumur sekitar 35 tahun hingga 40 tahun muncul dan berusaha memukul petinju berjuluk Pac-Man tersebut.

Advertisement

Untungnya, teman Pacquiao, Edward Lura, mampu menangkis serangan pria asing tersebut. Salah seorang pengawal Pacquiao, juga ikut bergabung untuk menundukkan orang itu.

Seperti dilansir Sun Star, Senin (4/4/2016), sang penyerang terus saja berteriak-teriak kepada Pacquiao. Teriakannya ternyata terkait komentar kontroversi Pac-Man soal pernikahan sesama jenis. Pada Februari lalu Manny Pacquiao pernah mengeluarkan komentar yang dinilai menghina kaum homoseksual, dengan menyebutnya "lebih buruk daripada binatang". Tak lama kemudian, sang petinju memang langsung meminta maaf, tapi tak serta merta berhasil meredakan kontroversi.

Meski dimaki-maki oleh orang asing itu dan dituduh homophobia, Pacquiao tetap tenang. Pria yang berencana mencalonkan diri dalam pemilihan anggota Senat Filipina itu malah meminta pengawalnya melepas sang penyerang. Dia juga tak melaporkan kejadian itu kepada polisi.

“Biarkan dia pergi. Jangan sakiti dia,” ujar Pacquiao, seperti diungkapkan seorang saksi mata kejadian.

Pacquiao saat ini sedang mempersiapkan diri menghadapi pertandingan melawan petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley, di Las Vegas, pada 9 April atau 10 April WIB. Dia menegaskan ini bakal menjadi pertandingan terakhirnya sebagai petinju profesional. Selanjutnya, Pacquiao bakal fokus pada kariernya di ajang politik.