Pukul KO Khan Hingga Pingsan, Canelo Tantang Golovkin

oleh Oka Akhsan diperbarui 08 Mei 2016, 12:52 WIB
Saul "Canelo" Alvarez, memandang Amir Khan (terkapar) yang pingsan setelah mendapat pukulan telak di rahang kiri pada ronde keenam di Las Vegas, 7 Mei 2016. Canelo menang KO dan mempertahankan sabuk kelas menengah versi WBC. (Bola.com/Twitter)

Bola.com, Las Vegas - Saul Canelo Alvarez berhasil mempertahankan sabuk juara kelas menengah WBC (berat 72,5748 kg) setelah menang KO pada ronde keenam atas sang penantang, Amir Khan, di T-Mobile Arena, Las Vegas, AS, Sabtu (7/5/2016) malam waktu setempat atau Minggu (8/5/2016) pagi WIB.

Canelo sempat kewalahan meladeni kecepatan Khan pada ronde-ronde awal. Petinju asal Meksiko itu baru memperlihatkan kekuatan pukulannya pada ronde keenam. Pukulan hook kanan Canelo mendarat telak di rahang kiri Khan.

Advertisement

Pukulan keras Canelo membuat Khan terkapar tak sadarkan diri di tengah ring. Wasit Kenny Bayliss langsung mengehentikan pertarungan. Petinju asal Inggris itu baru terbangun setelah beberapa menit.

Dengan kemenangan ini, rekor bertanding Canelo menjadi 47-1-1 (33 KO). Sementara itu, rekor Khan kembali tercoreng menjadi 31-4 (19 KO).

"Dia (Khan) petinju yang sangat cepat dan saya tahu bakal kesulitan di awal. Namun, saya yakin bisa menang. Banyak orang mengatakan saya cuma memliki tenaga besar. Tapi saya membuktikan punya banyak kualitas di atas ring," kata Canelo selepas laga seperti dilansir Independent.

Canelo memang jauh diunggulkan. Dia lebih besar dan unggul tenaga ketimbang Amir Khan. Khan, yang normalnya petinju kelas welter, harus naik dua kelas untuk menghadapi Canelo. Canelo dan Khan bertarung di berat 70,3068 kg (catchweight fight).

"Saya merupakan petinju yang bersedia naik ring untuk melawan siapa saja. Buktinya, saya berani menghadapi Canelo yang lebih besar. Saya ingin jadi juara. Kemampuan terbaik sudah saya keluarkan. Namun, saya gagal. Inilah tinju. Setelah ini saya akan turun kelas lagi," ujar Khan.

Duel Canelo kontra Khan dihadiri penguasa kelas menengah, Gennady Golovkin, yang menonton di sisi ring. Canelo tak membuang waktu untuk langsung menantang GGG, julukan Golovkin.

"Saya undang GGG naik ke atas ring. Sebagai orang Meksiko, saya tak suka main-main. Silakan naik ke atas ring," kata Canelo.

WBC memberi waktu selama beberapa pekan buat Canelo Alvarez dan Gennady Golovkin buat merencanakan pertarungan. Laga tersebut kemungkinan besar digelar pada September atau November 2016. Golovkin sebelumnya juga menang KO ronde kedua atas Dominic Wade pada 23 April 2016.