Lewat Drama Babak Tambahan, MU Juara Piala FA

oleh Ary Wibowo diperbarui 22 Mei 2016, 02:10 WIB
Gelandang Manchester United (MU), Jesse Lingard, usai mencetak gol ke gawang Crystal Palace, pada laga final Piala FA, di Stadion Wembley, Sabtu (21/5/2016). MU menang 2-1 dalam pertandingan tersebut. (AFP/Ian Kington).

Bola.com, London - Manchester United (MU) meraih gelar juara Piala FA 2015-16 setelah mengalahkan Crystal Palace 2-1 lewat babak tambahan waktu di Stadion Wembley, Sabtu (21/5/2016). Pertandingan ini berjalan dramatis karena MU harus bertanding dengan 10 pemain setelah Chris Smalling menerima kartu merah. 

Advertisement

Demi mengincar kemenangan, manajer MU, Louis van Gaal, menurunkan komposisi pemain terbaik. Marcus Rashford mengisi pos di lini depan, sementara Anthony Martial, Juan Mata, dan Wayne Rooney ditempatkan sebagai pengatur serangan di lapangan tengah.

Pada menit-menit awal, MU terlihat mencoba menguasai tempo, sedangkan Palace lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Namun, strategi bertahan itu sukses membuat para pemain Setan Merah kesulitan menembus jantung pertahanan lawan.

Peluang pertama The Red Devils tercipta melalui aksi Juan Mata pada menit ke-22. Sayang, bola tendangan kaki kiri gelandang asal Spanyol itu dari dalam kotak penalti, usai menerima umpan terobosan Wayne Rooney, masih bisa ditepis kiper Palace, Wayne Hennessey.

Pemain Manchester United, Anthony Martial, saat berusaha melewati bek Crystal Palace, Joel Ward (kanan), pada pertandingan final Piala FA, di Stadion Wembley, Sabtu (21/5/2015). (AFP/Adrian Dennis).

Sepanjang babak pertama, sekitar delapan pemain Palace terlihat berada di barisan pertahanan jika para penggawa MU menguasai bola. Skuat asuhan Alan Pardew terlihat hanya mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Chris Smalling dan kawan-kawan.

Peluang terbaik Palace diciptakan Connor Wickham pada menit ke-28. Sayang, bola tendangan keras penyerang berusia 23 tahun itu, usai memanfaatkan umpan Yohan Cabaye, masih melebar tipis di sisi kanan gawang Manchester United yang dikawal kiper, David De Gea.

Selepas turun minum, MU masih mendominasi. Pada menit ke-61, mereka kembali menciptakan peluang emas. Kali ini, giliran Martial yang mendapatkan peluang. Namun, bola hasil sundulan pemain asal Prancis itu, usai menerima umpan Mata, masih membentur tiang gawang.

Gelandang Crystal Palace, Jason Puncheon, usai membobol gawang Manchester United, pada pertandingan final Piala FA, di Stadion Wembley, Sabtu (21/55/2016). (AFP/Adrian Dennis).

Terus menekan, justru MU lebih dulu kebobolan pada menit ke-78. Adalah pemain pengganti, Jason Puncheon, yang membuat pendukung Setan Merah terdiam setelah bola hasil tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tidak dapat dihalau kiper David De Gea.

Tertinggal, MU langsung cepat bereaksi. Hanya berselang tiga menit, Mata sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini berawal dari aksi gemilang Rooney yang mengirimkan bola umpan silang ke Fellaini, yang kemudian mengirimkan umpan ke Mata dengan dadanya.

Gelandang Manchester United, Juan Mata, usai membobol gawang Crystal Palace, pada laga final Piala FA, di Stadion Wembley, Sabtu (21/5/2016). (AFP/Ian Kington).

Dengan tenang, Mata menyambut umpan tersebut dengan tendangan keras yang bolanya masuk ke gawang Palace. Usai gol tersebut, tempo permainan pun meningkat. Akan tetapi, skor 1-1 tidak berubah sehingga pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada babak tersebut, MU sempat mendapatkan dua peluang melalui Rooney dan Michael Carrick untuk kembali membobol gawang Palace. Namun, bola hasil tendangan Rooney dari luar kotak penalti dan bola hasil sundulan kepala Carrick belum dapat menemui sasaran. 

Palace pun bukan tanpa peluang. Beruntung, David De Gea tampil sangat baik dalam pertandingan ini karena kiper asal Spanyol itu mampu menepis bola tendangan Yannick Bolasie dari luar kotak penalti serta bola sundulan Wilfried Zaha, sehingga gawang Setan Merah tetap aman.  

Pada akhir babak tambahan pertama, MU harus bertanding dengan 10 pemain setelah Chris Smalling menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Bolasie. Meski kalah jumlah pemain, skuat asuhan Louis van Gaal akhirnya mampu mencetak gol pada babak tambahan kedua. 

Gelandang Manchester United (MU), Jesse Lingard, usai mencetak gol ke gawang Crystal Palace, pada laga final Piala FA, di Stadion Wembley, Sabtu (21/5/2016). MU menang 2-1 dalam pertandingan tersebut. (AFP/Ian Kington).

Adalah Jesse Lingard yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat MU unggul. Gol tersebut diciptakannya dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang masuk ke pojok kanan atas gawang Palace. Skor 2-1 untuk MU pun bertahan hingga laga usai. 

Menurut catatan The FA, sepanjang pertandingan, MU menciptakan tiga peluang emas dari 24 percobaan, dengan penguasaan bola 66 persen. Sementara itu, Crystal Palace melepaskan enam tembakan akurat dari 14 percobaan. 

Susunan pemain:
Crystal Palace: 13-Wayne Hennessey; 27-Damien Delaney, 6-Scott Dann, 23-Pape Souare, 2-Joel Ward; 18-James McArthur, 7-Yohan Cabaye (42-Jason Puncheon 78), 15-Mile Jedinak, 21-Connor Wickham (16-Dwight Gayle 86); 10-Yannick Bolasie, 11-Wilfried Zaha
Pelatih: Alan Pardew

Manchester United: 1-David De Gea; 17-Daley Blind, 12-Chris Smalling, 16-Michael Carrick, 5-Marcos Rojo (36-Matteo Darmian 66); 25-Antonio Valencia, 10-Wayne Rooney, 27-Marouane Fellaini, 9-Anthony Martial, 8-Juan Mata (35-Jesse Lingard 90); 39-Marcus Rashford (18-Ashley Young 72)
Pelatih: Louis van Gaal

Wasit: Mark Clattenburg

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait