Jelang F1 GP Monako, Rio Haryanto Sambangi Markas Barcelona

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 23 Mei 2016, 22:49 WIB
Pebalap F1 asal Indonesia, Rio Haryanto, mengunjungi markas Barcelona, Stadion Camp Nou, Senin (23/5/2016). (Instagram/Rharyantoracing)

Bola.com, Barcelona - Menjelang balapan F1 GP Monako, pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, menyambangi markas Barcelona, Stadion Camp Nou. Dalam kunjungan tersebut, Rio diterima oleh Direktur Museum Barca, Jordi Penas, dan Sub Direktur Museum, Juan Pedro.

Advertisement

Kunjungan ke Stadion Camp Nou tersebut diungkapkan Rio Haryanto melalui akun Twitternya @rharyantoracing, Senin (23/5/2016). Mengenakan kaus perpaduan putih dan biru, Rio berfoto terpisah dengan Jordi Penas dan Juan Pedro dengan latar belakang stadion dan lapangan di Nou Camp.

Dalam kunjungannya tersebut, Rio didampingi beberapa orang, termasuk sang kakak, Ryan Haryanto dan psioterafisnya, Moises Vila Blanch. Rio mengunggah juga mengunggah momen istimewa itu melalui akun Instagramnya. 

Selain gemar memacu mobil di lintasan, Rio Haryanto dalam beberapa kesempatan mengaku juga menyukai sepak bola. Pria asal Solo itu pernah mengklaim sebagai penggemar klub Premier League, Manchester United.

Kunjungan Rio Haryanto ke Nou Camp bukan hal yang aneh. Selama membalap di seri Eropa, Rio memang memilih bermukim di Spanyol, tepatnya di Catalunya. Seperti diketahui, Barca merupakan salah satu klub yang berbasis di Catalunya. Jadi, tak aneh jika Rio menyambangi markas salah satu klun terbaik di dunia tersebut. 

Saat ini, Rio Haryanto tengah mempersiapkan diri menghadapi seri ketujuh balapan Formula 1 2016, yang akan berlangsung di Sirkuit Monako, Minggu (29/5/2016). Dia datang bermodal finis di urutan ke-17 saat balapan pada balapan GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, Minggu (15/5/2016). 

Pada balapan GP Monako akhir pekan ini, Rio menetapkan target realistis. Putra pasangan Indah Pennywati dan Sinyo Haryanto ini hanya berharap meraih hasil lebih baik, sembari bertekad ingin mengungguli rekan setimnya, Pascal Wehrlein.