Rusia Kena Sanksi, Inggris Tak Dapat Hukuman

oleh Nadhio Andromeda diperbarui 13 Jun 2016, 17:40 WIB
Fans Inggris berusaha meloncat pagar pembatas antar-tribun di Stadion Velodrome, Marseille, Minggu (12/6/2016) dini hari WIB. Kerusuhan terjadi antara fans Rusia dan Inggris usai laga kedua negara yang berakhir imbang 1-1. (Reuters/Kai Pfaffenbach)

Bola.com, Paris - Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengklaim hanya menyelidiki dan menjatuhkan sanksi kepada pihak Rusia. Hal itu terkait bentrokan antar-suporter yang terjadi usai laga Inggris kontra Rusia di Stade Velodrome, Marseille, Minggu (12/6/2016).

Pihak UEFA sudah melakukan penyelidikan. Sisi investigasi dijalankan otoritas turnamen dengan menggunakan rekaman video. Sebagian besar bukti mengarah pada aksi brutal fans Rusia, baik menyerbu penonton yang berada di tribun fans Inggris, ataupun merusak fasilitas stadion.

Advertisement

Selain itu, pendukung garis keras Rusia terbukti menyalakan flare, menyanyikan lagu rasis serta memprovokasi pendukung tim Inggris. Tercatat kerusuhan itu membuat dua pendukung Inggris berada dalam kondisi kritis dan melukai 20 orang.

Berlatar rentetan fakta tersebut, UEFA akan memberikan sanksi kepada RFU (Federasi Sepak Bola Rusia). Sanksi yang diberikan masih dalam tahap peninjauan kembali dan akan diumumkan beberapa hari ke depan.

Kabar ini menjadi angin segar bagi kubu Inggris, mereka tak perlu bersusah payah menjelaskan ke pihak UEFA atau mengumpulkan barang bukti.

"UEFA mengecam kekerasan dan aksi penyerangan yang terjadi di pusat kota Marseille. Khusus kejadian yang terjadi di Stade Velodrome, kami menganggap itu insiden sangat serius," tulis UEFA di situs resmi mereka.

Sejumlah kejadian yang tak mengenakan tersebut membuat tuan rumah Perancis tercoreng namanya. Beberapa pihak menganggap prosedur keamanan terlalu longgar.

Sumber: Fox News

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini