Beda Ridwan Kamil dengan Joko Driyono soal Jakmania ke Bandung

oleh Ario Yosia diperbarui 21 Jun 2016, 04:30 WIB
Ridwan Kamil dan Ketua Umum The Jakmania, Richard Ahmad, mendeklarasikan rencana perdamaian antara pendukung Persija dengan Persib menjelang final Piala Presiden 2016. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mempersilahkan penggemar Persija Jakarta, The Jakmania, bertandang ke markas Persib Bandung pada 16 Juli 2016. Hanya saja Kang Emil, tidak berani menjamin keamanan mereka.

"Keamanan kan menjadi area polisi. Ini tugas panitia dan keamanan. Tapi intinya, Kapolda Jawa Barat menjamin dan mendukung kelancaran pertandingan yang sangat ditunggu. Everything is fine," tuturnya kepada para wartawan di Balai Kota Bandung, Senin, (20/6/2016).

Masalah keamanan menjadi isu sentral, mengingat The Jakmania merupakan musuh bebuyutan dari fans fanatik Maung Bandung, Viking Persib Club.

Advertisement

Viking beserta bobotoh Persib sempat menyaksikan pertandingan final Piala Presiden 2015 (Persib Vs Sriwijaya FC) dan Torabika Bhayangkara Cup 2016 (Persib Vs Arema) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Kala itu sempat timbul riak-riak konflik antara kedua kelompok suporter.

Pengurus teras The Jakmania mau mengalah dan mengimbau anggotanya tidak melakukan aksi teror pada Viking dan para bobotoh. Ridwan Kamil berjanji mempersilahkan mereka tur ke Bandung untuk menyaksikan pertandingan Persib kontra Persija. Janji ini kemudian ditagih pengurus teras The Jakmania.

Pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, diharapkan jadi momen untuk kali pertama bisa datang ke Bandung, setelah sejak awal 2000 bermusuhan turun menurun dengan Viking.  

"Aspirasi dari Jakmania juga sudah diklarifikasi. Kesimpulannya, suporter silakan datang, tidak ada masalah," kata Ridwan.

Ridwan Kamil berencana melakukan pembahasan soal keamanan anggota The Jakmaniayang berangkat ke Bandung.

"Nanti akan ada rapat khusus antara Polda Metro dan Polda Jawa Barat pasca-Lebaran untuk membahas teknis. Jadi kami ingin membuktikan sepak bola damai saja. Jangan dibuat mitos seolah menakutkan," ucapnya. 

Anggota The Jakmania yang diperbolehkan menyaksikan pertandingan Maung Bandung versus Macan Kemayoran dibatasi. Dari kapasitas full stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jakmania hanya mendapat 10 persen. Artinya, dari kapasitas 38 ribu, Jakmania yang boleh masuk hanya sekitar 3.800-4.000 orang.

"Kuota maksimal 10 persen maksimal dari kapasitas stadion sesuai dengan aturan main TSC 2016," ujar Emil.

Sayangnya, walau Ridwan Kamil telah membuka pintu, pengola TSC 2016 PT Gelora Trisula Semesta, masih terlihat takut-takut alias tegang menyatukan The Jakmania dan Viking dalam satu tribun.

“Kebijakan kami menyangkut pertandingan Persib kontra Persija adalah tanpa pendukung tamu. Hal itu melihat sejarah pertemuan klub dan suporter keduanya. Jika memang dari pihak Wali Kota Bandung mengizinkan The Jakmania ke Bandung, kami tetap memilih opsi yang sudah disebutkan tadi,” ujar Joko Driyono Direktur PT GTS di Jakarta, Senin (20/6/2016). 

Pengelola kompetisi dalam posisi dilematis. Jika merestui suporter Persija Jakarta bertandang ke Bandung mereka harus siap dengan konsekuensi negatif. Bentrok antarsuporter amat mungkin terjadi.

Mungkin tidak saat pertandingan berlangsung, tapi saat rombongan The Jakmania menuju atau meninggalkan Kota Bandung. Sosialisasi perdamaian antarkedua kelompok suporter belum mulus ke tataran akar rumput.