Alasan Arema Cronus dan Persipura Puas dengan Hasil 0-0

oleh Iwan Setiawan diperbarui 26 Jun 2016, 23:07 WIB
Pemain sayap Persipura Jayapura, Ferinando Pahabol menghalau bola saat berduel dengan striker Arema Cronus, Cristian Gonzales di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (26/6/2016)

Bola.com, Malang - Rekor sapu bersih Arema Cronus ketika tampil di kandang sendiri terhenti sudah. Karena saat menjamu Persipura dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo Minggu (26/6/2016) pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Jangankan gol, membuat peluang emas saja sulitnya bukan main karena kedua tim tampil ngotot dan melakukan pressing ketat. Meski demikian, kedua tim mengaku puas dengan hasil itu.

"Skor imbang adil karena kedua tim sudah main bagus. Wasit juga fair," kata pelatih Arema Milomir Seslija.

Namun, sebenarnya Arema merugi dengan kegagalan meraih poin penuh. Mereka juga kehilangan kesempatan untuk menjauh dari kejaran pesaing di klasemen. Saat ini Singo Edan masih memimpin klasemen sementara dengan 17 poin. 

Advertisement

"Imbang di kandang sebuah hal yang biasa. Real Madrid atau Barcelona juga pernah kalah di kandang sendiri. Yang perlu diingat, kompetisi masih panjang. Dan banyak pertandingan di depan yang harus diambil," tegas pelatih asal Bosnia ini.

Sementara kubu Persipura lebih menikmati dengan hasil ini. Mereka melanjutkan tren positif dalam lima laga terakhir. Boaz Solossa dkk. belum terkalahkan hingga kini.

"Malam ini pemain sudah tampil luar biasa. Mereka bisa keluarkan kemampuan maksimal. Meskipun belum ada peluang yang membuahkan gol. Tetap apresiasi satu poin ini kami berikan kepada pemain," kata pelatih Persipura Jafri Sastra.

Dari jalannya pertandingan, Arema bisa dibilang tampil kurang menggigit. Lini tengah mereka lebih sering kalah penguasaan bola dengan Persipura. Seringkali, serangan Arema putus di tengah jalan.

Sedangkan Persipura tampil lebih bertenaga. Faktor puasa cukup memengaruhi performa fisik Arema meski ada beberapa pemain, terutama asing yang tidak berpuasa.