Wolfgang Pikal: Performa Pemain Seleksi Timnas Sesuai Ekspektasi

oleh Gerry Anugrah Putra diperbarui 10 Agu 2016, 17:31 WIB
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal tetap merasa puas walau hanya punya waktu singkat untuk melihat kemampuan pemain seleksi. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Bogor - Tim pelatih Timnas Indonesia tak kesulitan mengukur performa 24 pemain seleksi dalam waktu pemusatan latihan yang singkat. Asisten pelatih Timnas, Wolfgang Pikal mengaku pihaknya puas karena penampilan mereka sesuai dengan ekspektasi tim pelatih.

Gelombang pertama seleksi timnas sudah selesai. Sebanyak 24 pemain telah menyelesaikan rangkaian latihan mulai dari fisik hingga taktik permainan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 9-10 Agustus.

Advertisement

Pikal mengungkapkan karakter pemain yang dipantau di kompetisi ternyata tidak jauh berbeda dengan saat pelatih melihat langsung di waktu seleksi.

“Tidak sulit untuk menentukan pemain yang sudah kami pantau pada seleksi gelombang pertama ini. Kami sudah punya bayangan dengan performa pemain saat kompetisi (TSC 2016) dan saat kami melihat langsung penampilan mereka di seleksi kali ini,” ujar Pikal kepada Bola.com.

“Ada pemain yang kami pantau saat di kompetisi kuat saat melakukan tusukan melalui sayap. Saat kami lihat secara langsung, ternyata keyakinan kami benar,” ia menambahkan.

Di sisi lain, pelatih kelahiran Vienna, Austria, 47 tahun silam itu membeberkan beberapa kriteria yang diinginkan tim pelatih dari pemain seleksi Timnas Indonesia. Pikal juga melihat ada beberapa pemain yang memiliki kualitas yang diinginkan pelatih.

“Pertama kami mau lihat kualitas pemain dan itu yang terpenting. Selain itu, ada kecepatan pemain, postur pemain, kecepatan berpikir di lapangan dan kemampuan pemain membaca permainan. Itu yang kami inginkan dari seleksi ini,” ucapnya.

Setelah gelombang pertama berakhir, Timnas bersiap menggelar seleksi gelombang kedua pada 16-17 Agustus 2016. Setidaknya ada 23 pemain yang akan mengikuti seleksi gelombang kedua, termasuk Irfan Bachdim yang kembali mengikuti seleksi seusai arahan Riedl.