Masa Depan Hendrawan di Malaysia Ditentukan pada 15 September

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 28 Agu 2016, 09:30 WIB
Masa depan Hendrawan sebagai pelatih tunggal putra Malaysia yang menangani Lee Chong Wei segera ditentukan. (REUTERS/Marcelo del Pozo)

Bola.com, Kuala Lumpur - Persatuan Badminton Malaysia (BAM) akan menentukan masa depan pelatih tunggal putra, Hendrawan pada tanggal 15 September 2016 dalam sesi pertemuan bidang pembinaan dan kepelatihan.

Kontrak pelatih asal Malang itu berakhir pada Desember 2016 (dari 1 Juli 2009). BAM perlu mengevaluasi kinerja pelatih, termasuk tunggal putra, setelah Olimpiade Rio 2016, untuk membuat keputusan kontrak baru.  

Wakil Presiden BAM, Datuk Seri Mohamad Norza Zakaria mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja Hendrawan dengan meminta pendapat dari para pebulutangkis.

“BAM akan lihat hal ini karena kebanyakan kontrak pelatih berakhir pada Desember dan evaluasi ini adalah berdasarkan kinerja dan komentar para pemain,” katanya seperti dikutip dari Bernama yang dilansir Berita Harian.

Advertisement

BAM mengeluarkan pernyataan setelah muncul isu kontrak Hendrawan tidak diperpanjang setelah Olimpiade Rio 2016. “Kami mengetahui isu Hendrawan dari media dan kami akan bertanya kepada Hendrawan sebelum membuat evaluasi dari para pemain,” imbuhnya.

Tim bulutangkis Malaysia pada Olimpiade Rio hanya meraih tiga perak dari Lee Chong Wei, Goh V Shem/Tan Wee Kiong (ganda putra), dan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (ganda campuran) yand dikalahkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

BAM menegaskan akan membuat keputusan yang baik mengingat Hendrawan merupakan sosok yang berjasa dalam mengangkat kembali kariernya, terutama setelah ia diskors akibat kasus doping lalu kembali ke peringkat satu dunia.

Sebelumnya, kata Sekretaris Kehormatan BAM, Ng Chin Chai menyebut ada beberapa opsi untuk Hendrawan bila kontraknya berakhir. "Untuk saat ini, kontrak Hendrawan masih berjalan, namun kami (BAM) akan berdiskusi dengan Lee Chong Wei tentang rencananya. Kami perlu tahu apakah dia masih ingin bermain pada Olimpiade Tokyo 2020 atau tidak,” katanya.

Berdasarkan tanggapan Lee Chong Wei, BAM akan membuat keputusan apakah kontrak Hendrawan tidak dilanjutkan, atau berlanjut dengan menjadi pelatih pemain lain atau tetap sebagai pelatih Chong Wei.

Sumber: Bernama, Berita Harian

Berita Terkait