Semen Padang Gagal Lepas Kutukan Laga Tandang, Ini Kata Nilmaizar

oleh Arya Sikumbang diperbarui 17 Sep 2016, 17:15 WIB
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar, komentari kegagalan Semen Padang memutus kutukan tak pernah menang di kandang lawan. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jayapura - Semen Padang gagal memutus kutukan tidak pernah menang pada laga tandang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Hal itu tidak terlepas dari kekalahan dari Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Sabtu (17/9/2016).

Dua gol tuan rumah sejatinya bukan tercipta dari kerja sama apik antarlini, melainkan melalui tendangan bebas dan eksekusi penalti.

Semen Padang sebenarnya juga bukan tanpa peluang, sederet kesempatan berhasil diperoleh Nur Iskandar, Irsyad Maulana maupun pemain anyar asal Korea Selatan, Lee Gil-hoon. Namun, peluang yang ada gagal dikonversikan menjadi gol.

Satu-satunya peluang bersih Kabau Sirah dimaksimalkan Lee berawal dari sodoran Riko Simanjuntak di area pertahanan Persipura. Hanya, gol Lee dianulir wasit karena dinilai offside.

Advertisement

Pelatih kepala Semen Padang, Nilmaizar, menyebut secara keseluruhan penampilan Hengki Ardiles dkk. sangat baik. Hanya, ia sedikit menyesalkan keputusan wasit yang menganulir gol yang dilesatkan Lee Gil-hoon di babak kedua.

"Pemain bermain bagus, banyak peluang yang diciptakan namun gagal berbuah gol. Satu gol kami melalui Lee juga dianulir wasit. Ini sedikit banyak berpengaruh pada mental pemain dan penampilan tim," ungkap Nilmaizar seusai pertandingan.

Nil menganggap secara keseluruhan Semen Padang mampu mengimbangi permainan tim Berjuluk Mutiara Hitam. "Namun inilah yang saya bilang sebelumnya, hasil akhir tidak bisa diingkari," tambahnya.

Bagi Persipura kemenangan 2-0 dari tim tamu sekaligus membayar kekalahan pada laga putaran pertama di Stadion H. Agus Salim, Padang. Saat itu Boaz Solossa cs. juga kalah dengan skor 0-2.