Bobotoh Diharapkan Lapang Dada Tak Boleh Dukung Persib di Solo

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 04 Nov 2016, 16:40 WIB
Bobotoh Persib diharapkan berlapang dada menerima kebijakan untuk tidak mendukung secara langsung tim kesayangan di Stadion Manahan, Solo. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Solo - Persib Bandung tidak akan mendapat dukungan langsung dari bobotoh saat dijamu Persija di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (5/11/2016). Kepolisian berencana menghalau suporter Persib yang akan masuk ke Kota Bengawan. Keputusan itu berdasarkan surat yang dikirim PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator turnamen akan larangan bobotoh ke Solo.

Direktur Kompetisi PT GTS, Ratu Tisha Destria, berharap bobotoh Persib legawa menerima keputusan itu dan tidak memaksakan diri hadir di Stadion Manahan.

"Kebijakan ini juga kami terapkan saat Persija tandang ke Bandung. Jadi sama-sama ikut menaati aturan ini dan pendukung Persib bisa menerima keputusan ini," ungkap Tisha di Balai Persis Solo, Jumat (4/11/2016).

Jakmania memang tidak hadir kala Macan Kemayoran dijamu Persib di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 16 Juli 2016, yang berakhir sama kuat tanpa gol.

Advertisement

Operator turnamen mengambil kebijakan tidak memperbolehkan membawa suporter di laga tandang saat kedua tim berjumpa. Rivalitas dan gesekan yang cukup tinggi antara kedua suporter jadi bahan pertimbangan.

Tisha menjelaskan pihaknya ingin membangun citra sepak bola Indonesia yang aman bagi masyarakat. Dengan menaati aturan tersebut, nantinya diharapkan akan tercipta suasana yang nyaman saat laga tersebut.

Untuk itu, Tisha mengimbau bagi penonton yang hadir untuk menjaga ketertiban dan tidak membawa hal-hal yang dilarang seperti kembang api dan petasan.

"Bisa saja laga ini digelar tidak hanya tanpa kehadiran bobotoh tapi tanpa penonton. Namun, kami ingin pertandingan tetap berlangsung meriah. Hanya harus diingat, penonton nanti tidak boleh menggunakan atribut. Jakmania kan juga tidak boleh memakai identitas karena masih dihukum," ucapnya.