Lewis Hamilton Berharap GP Brasil Tetap Masuk Kalender F1 2017

oleh Oka Akhsan diperbarui 16 Nov 2016, 08:12 WIB

Bola.com, Sao Paulo - Lewis Hamilton berharap GP Brasil tetap menggelar balapan F1 pada musim 2017. Pebalap Mercedes itu mengatakan GP Brasil tak boleh hilang dari kalender F1 karena sudah menjadi bagian dari sejarah panjang lomba jet darat.

"Menurut saya, kami tak boleh kehilangan sirkuit orisinal seperti Interlagos (tempat GP Brasil). Grand Prix ada karena fans. Namun, terdapat beberapa Grand Prix yang penontonnya tak sampai sepertiga jumlah spektator GP Brasil. Jadi bagi saya mempertahankan GP Brasil itu sangat penting," kata Hamilton seperti dikutip dari GPUpdate, Selasa (15/11/2016).

Advertisement

GP Brasil sudah menggelar seri balap F1 tanpa terputus sejak 1973. GP Brasil hanya kalah dari GP Monako, GP Inggris, dan GP Italia yang sudah menggelar seri balap F1 sejak musim pertama pada 1950.

Namun, GP Brasil terancam dicoret dari kalender F1 pada musim depan. Dalam kalender sementara musim 2017 yang dirilis F1 pada 28 September 2016, status GP Brasil masih belum pasti karena terkendala masalah finansial.

Berdasarkan data yang dirilis AP, GP Brasil yang digelar pada 11-13 November 2016 membuat pihak penyelenggara menelan kerugian sebesar 4 juta dolar AS atau 53 miliar rupiah. Kerugian pada tahun depan diprediksi akan bertambah dua kali lipat karena dua sponsor utama GP Brasil, yaitu Shell dan Petrobras, memutuskan tak memperpanjang kontrak sponsorship.

"Saya memahami untuk menggelar seri balap butuh banyak uang. Padahal uang tersebut bisa digunakan untuk hal besar lain yang bisa membantu rakyat Brasil yang sedang dilanda krisis ekonomi," ujar Hamilton.

Lewis Hamilton menjuarai balapan F1 GP Brasil 2016 pada Minggu (13/11/2016). Kemenangan itu menjaga asa Hamilton merebut gelar juara dunia musim ini. Dia kini sudah mengoleksi 355 poin atau terpaut 12 poin dengan rekan setimnya yang memuncaki klasemen sementara Nico Rosberg. F1 2016 tinggal menyisakan satu seri lagi di Abu Dhabi, 27 November 2016.