Menpora: 5 Pengembang Bersaing Bangun Sirkuit MotoGP di Indonesia

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Feb 2017, 07:15 WIB
Menpora Iman Nahrawi menyebut Indonesia akan terus berusaha untuk menggelar balapan MotoGP. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengaku ada 5 pengembang yang berkeinginan untuk membangun Sirkuit MotoGP di Indonesia. Namun, sampai saat ini dia masih menunggu kabar dari Dorna terkait pengembang mana yang memenangi tender.

Indonesia memang berusaha untuk menggelar balapan motor grand prix paling bergengsi di dunia tersebut. Namun, upaya pertama gagal setelah pengelola Sirkuit Sentul tak juga menyerahkan master plan kepada Dorna. Peluang untuk menyelenggarakan balapan MotoGP pun melayang.

Advertisement

"Sejauh ini sudah ada lima pengembang yang berminat untuk membangun Sirkuit MotoGP. Salah satunya ya Alex Noerdin yang berminat membangunnya di Palembang," kata Imam Nahrawi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

"Kami belum bisa memutuskan karena masih harus menunggu Dorna selaku penyelenggara MotoGP. Nanti mereka yang memutuskan pengembang dan kontraktor mana yang layak menjalankan tugas itu. Prosesnya masih berlangsung," ujar pria 43 tahun tersebut.

Wacana pembangunan Sirkuit MotoGP di Indonesia memang sudah lama terdengar. Salah satu provinsi yang ngotot membangun sirkuit untuk menggelar MotoGP adalah Sumatera Selatan.

Selain itu, ada juga provinsi Nusa Tenggara Barat yang punya keinginan membangun sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok. Teranyar, ada nama Hary Tanoesodibjo yang berencana membangun sirkuit di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.