Saddil Ramdani dan 5 Sepatu yang Membawanya ke Timnas U-22

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 16 Mar 2017, 13:45 WIB
Gelandang Persela, Saddil Ramdani, saat akan pulang usai mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-22 ketika berada di Hotel Yasmin, Banten, Kamis (9/3/2017)(Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Karawaci - Saddil Ramdani masuk dalam daftar 26 pemain Timnas Indonesi U-22 yang dipersiapkan ke SEA Games 2017 dan Kualifikasi Piala AFC U-22. Penyerang Persela Lamongan ini tak menyangka bisa menjadi bagian dari skuat arahan Luis Milla.

Saddil termasuk pemain yang sebenarnya masih bisa diturunkan di Timnas Indonesia U-19, mengingat usianya baru 18 tahun pada Januari 2017. Namun, dia mendapat kesempatan untuk naik level lebih cepat setelah melalui tiga tahapa seleksi Timnas Indonesia U-22. 

Saddil pun berbagi pengalaman soal upayanya menembus timnas, mulai U-19 hingga U-22. "Kalau diberi kesempatan main di SEA Games tentu sangat bangga, apalagi di dalam tim juga ada pemain senior yang sudah banyak jam terbang di timnas," kata Saddil.

Advertisement

Selama mengikuti seleksi, Saddil bermodal lima sepatu. Dua sepatu kets yang dia pakai untuk kegiatan sehari-hari dan tiga sepatu

Foto dok. Bola.com
. Lima sepatu itu bermerek sama karena Saddil memang sudah merasa nyaman memakainya.

"Ada sepatu yang saya bawa terus, seperti sudah jodoh sejak di timnas U-19. Pokoknya dari satu merek itu, belum pernah ganti. Tapi sepertinya sebentar lagi ganti karena sudah sedikit sesak," kata Saddil.

Gelandang Persela Lamongan, Saddil Ramdani, mengontrol bola saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-22 di Lapangan SPH Karawaci, Banten, Selasa (21/2/2017).(Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sepatu-sepatu itu menjadi sangat berarti bagi Saddil karena dibeli atas hasil keringat sendiri. "Awalnya menabung, tapi musim lalu sudah dapat gaji jadi bisa beli sendiri," imbuhnya.

Saddil ditemukan oleh Aji Santoso, pelatih Arema FC dan pemilik Akasemi ASIFA pada 2014. Pemain asal Muda, Sulawesi Tenggara, tampil pada ajang Sunrise of Java Cup 2015 di Banyuwangi. Turnamen itu diikuti Arema, Bali United, dan Indonesia U-23 Selection yang dilatih Aji.

Aji lalu membawa Saddil masuk dalam skuat Indonesia Selection. Penampilan apik pemain kelahiran 2 Januari 1999 membuat beberapa pelatih terkesan, termasuk Indra Sjafri. 

Saddil masuk skuat Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF U-19 2016. Walau Indonesia terhenti di fase grup, penampilan Saddil mencuri perhatian.

Saddil lalu menjalani debut di tim profesional pada TSC 2016 dengan bergabung Persela yang dilatih Aji Santoso pada putaran kedua. Kesempatan bergabung Arema pun terbuka setelah Aji direkrut tim Singo Edan. 

Namun, Aji menyarankan Saddil Ramdani tetap bertahan di Persela sambil menambah jam terbang di Timnas Indonesia U-22. "Dia sangat dibutuhkan Persela dan dia akan dapat banyak pengalaman karena usianya juga masih muda," kata Aji.

 

Berita Terkait