4 Pemain Semen Padang yang Bakal Merepotkan Persib

oleh Aning Jati diperbarui 11 Mar 2017, 13:00 WIB
Marcel Sacramento bakal jadi salah satu pemain Semen Padang yang merepotkan Persib. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Keberadaan Semen Padang di empat besar Piala Presiden 2017 bagi beberapa pihak dianggap kejutan. Pasalnya, kendati tidak ada yang membantah bila tim urang awak ini merupakan salah satu klub besar di Indonesia, catatan di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo jadi acuan.

Sepanjang TSC 2016, Semen Padang sangat kuat saat bermain di kandang di Stadion H. Agus Salim, Padang. Namun, di luar Padang, tim Kabau Sirah bak kehilangan taring.

Padahal, seperti diketahui, Piala Presiden 2017 dimulai dengan penyisihan grup di lima kota di Tanah Air, dan Padang bukan salah satunya. Hal itu berarti, tim asuhan pelatih Nilmaizar itu harus menjalani laga tandang selama lebih dari sepekan lamanya di Madura.

Di luar prediksi, Semen Padang tampil luar biasa di fase penyisihan Grup 5. Tiga laga dijalani dengan perolehan poin sempurna, sembilan, dan tanpa kebobolan. Mereka mampu mengoleksi 12 gol, jumlah terbanyak di antara seluruh kontestan Piala Presiden.

Hasil itu langsung membuat publik sepak bola nasional melupakan predikat Semen Padang yang semula dilabeli tim jago kandang. Tim urang awak kini jadi tim tangguh dan agresif di luar kandang.

Advertisement

Catatan itu berlanjut hingga perempat final yang dimainkan di Solo serta leg pertama semifinal di Padang. Rekor kemenangan dan tidak kebobolan Semen Padang baru terhenti di leg kedua semifinal saat dijamu Arema di Malang.

Lima gol langsung bersarang ke gawang Muhammad Ridwan dalam duel di Stadion Kanjuruhan itu, sekaligus memupus asa Semen Padang ke final. Semen Padang pun harus puas dengan tampil di perebutan peringkat ketiga kontra Persib Bandung.

Meski begitu, Semen Padang akan selalu diingat sebagai tim yang menyajikan permainan menarik dan pertandingan seru sepanjang Piala Presiden 2017. Beberapa pemain pun mendapat perhatian lebih berkat permainan cemerlang yang mereka tunjukkan. 

Tidak hanya memikat pencinta sepak bola Tanah Air, kehadiran mereka juga mampu mengancam ketenangan tim lawan. Persib, yang jadi lawan pada perebutan peringkat ketiga, Sabtu (11/3/2017) ini di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, juga wajib mewaspadai para pemain Semen Padang.

Tanpa mengecilkan keberadaan pemain lain, Bola.com mencatat setidaknya ada empat pemain Semen Padang yang berpotensi mPersib pada duel nanti. Siapa saja mereka?

Muhammad Ridwan

1. Muhammad Ridwan
Inilah saatnya Muhammad Ridwan membuat Persib menyesal melepasnya. Ridwan, tercatat pernah jadi bagian tim Maung Bandung pada musim 2016. Namun, selama itu kiper kelahiran 1991 ini hampir tidak pernah dimainkan.

Status Muhammad Ridwan sebagai kiper ketiga di Persib ketika itu membuatnya sulit mendapat kesempatan bermain. Keputusan Ridwan meninggalkan Persib dan bergabung dengan Semen Padang, tampaknya jadi keputusan tepat.

Ia kini jadi kiper utama tim Kabau Sirah, apalagi setelah Jandia Eka Putra masih dalam pemulihan cedera. Kesempatan itu tidak disia-siakan Ridwan.

Kiper asal Tangerang itu membuktikan ia layak menggantikan dan bahkan bersaing sehat dengan Jandia memperebutkan status kiper utama Semen Padang.

Kendati jarang tampil selama satu musim lalu, Ridwan tidak terlihat kikuk berdiri di bawah mistar gawang. Pelatih kiper Semen Padang, Zulkarnain Zakaria, menilainya memiliki potensi besar untuk terus berkembang bersama Semen Padang.

Kiper asal Tangerang itu dianggap punya kemampuan membaca arah bola, tenang, dan memiliki tendangan yang bagus.

Di bawah penjagaannya, gawang Semen Padang bersih dari kebobolan selama lima pertandingan (penyisihan grup hingga leg pertama semifinal), sebelum akhirnya dibobol lima gol Cristian Gonzales di leg kedua semifinal.

Melawan Persib, Muhammad Ridwan tentu ingin membuktikan bila ia tak kalah hebat dari kiper yang kerap dimainkan pelatih Djadjang Nurdjaman, I Made Wirawan maupun M. Natshir.

2. Novan Setya Sasongko
Posturnya terbilang kurang tinggi buat pemain bertahan. Tetapi, kemampuannya dalam menahan serangan lawan patut diacungi jempol. Ya, Novan Setya adalah prototipe bek gempal yang tidak mudah dilewati lawan.

Kekukuhan badannya membuat penyerang lawan yang mencoba menusuk lewat sayap, sering kesulitan menembus pertahanan Semen Padang. Tidak heran bila Novan Setya selalu dapat kepercayaan dari pelatih sebagai pemain inti di Piala Presiden 2017.

Sebagai bek dengan naluri bertahan yang tinggi, Novan Setya jarang naik membantu serangan. Ia sering terlihat lebih aktif dalam menggalang pertahanan, terutama dalam formasi empat bek sejajar.

Bahkan kadang saat bek tengah naik membantu serangan, Novan Setya lebih banyak bergeser menjadi bek tengah. Kemampuan Novan Setya sebagai bek tengah juga relatif bagus.

Dalam perebutan peringkat ketiga melawan Persib, tugas Novan sebagai bek kanan harus meredam pergerakan sayap lincah Persib, Febri Hariyadi, atau sayap senior Atep. Duel sisi kanan Semen Padang pun bakal menjanjikan pertarungan alot.

Marcel Sacramento

3. Vendry Mofu
Semen Padang termasuk beruntung memiliki Vendry Mofu. Pemain yang melambung bersama Persiwa Wamena itu dalam beberapa musim terakhir sudah menjadi tulang punggung Semen Padang.

Sempat lepas ke Sriwijaya FC dan Persija Jakarta, akhirnya Vendry Mofu kembali lagi ke Semen Padang. Tim Kabau Sirah tampaknya memang sudah melekat di hatinya.

Vendry Mofu merupakan tipe gelandang pekerja keras. Ia selalu tampak di hampir tiap sisi lapangan, terutama adi tengah dan depan. Posisinya sebagai gelandang metronom membuatnya harus alot dalam menahan gempuran dan lincah ketika membantu serangan.

Dengan fisik prima yang dimilikinya, Vendry Mofu menjadi pemain idaman banyak pelatih. Apalagi produktivitasnya sebagai gelandang terbilang mumpuni. Sejauh ini ia sudah mengemas lima gol.

Perannya sebagai penentu kemenangan juga sering terlihat. Salah satunya di perempat final ketika memecah kebuntuan lewat golnya di pengujung pertandingan saat melawan Bhayangkara FC.

Para pemain belakang lawan, terutama Persib yang akan dihadapi di perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2017, wajib mewaspadai Vendry Mofu. Ia bisa sering tiba-tiba muncul di dalam kotak penalti untuk menerkam peluang.

4. Marcel Sacramento
Nama striker asal Brasil ini makin berkibar di Piala Presiden 2017. Di musim pertamanya di Indonesia, Marcel Sacramento menutup kiprahnya di TSC 2016 dengan torehan 21 gol, atau terpaut empat gol dari top scorer TSC 2016, Alberto Goncalves.

Di Piala Presiden 2017, Marcel makin menunjukkan kematangannya. Adaptasinya yang cepat dengan Semen Padang dan sepak bola Indonesia pada umumnya, membuatnya jadi salah satu striker yang disegani lawan dalam waktu relatif singkat.

Tidak hanya itu, ia juga mendapatkan respek dari rekan setim. Ban kapten yang melingkari lengannya, jadi buktinya. Kendati, mungkin untuk sementara mengingat kapten pertama, Hengki Ardiles, absen sepanjang Piala Presiden kali ini.

Marcel Sacramento juga bukan tipe striker egoistis. Buktinya, ia jadi penyumbang assist terbanyak di Piala Presiden 2017 dengan empat assist. Melebihi Febri Hariyadi (Persib), Asri Akbar (Pusamania Borneo FC), dan Rizky Pora (Barito Putera) yang masing-masing mengoleksi tiga assist.

Dari sisi postur, mungkin Marcel kurang ideal jadi striker mematikan. Namun, ia menutupi kekurangan itu dengan penempatan posisi yang pas serta keakuratan dalam memanfaatkan peluang yang datang padanya.

Khusus di laga kontra Persib ini, ada kemungkinan Marcel Sacramento bakal absen karena ia baru mengalami demam tinggi hingga membuatnya terpaksa diinfus untuk penyembuhan. Namun, pelatih Semen Padang, Nilmaizar, menyebutnya sudah sembuh dan diharapkan fit untuk menjebol gawang Maung Bandung.