Performa Mesin Ferrari Diklaim Sudah Lebih Baik daripada Mercedes

oleh Oka Akhsan diperbarui 01 Apr 2017, 18:20 WIB
Ferrari meraih kemenangan pertama sejak GP Singapura 2015 setelah Sebastian Vettel menjuarai balapan F1 GP Australia di Albert Park, Melbourne, 26 Maret 2017, dengan mengalahkan pebalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Autosport)

Bola.com, Jakarta - Team principal Haas, Guenther Steiner, mengklaim mesin Ferrari mengalami peningkatan performa yang signifikan pada F1 2017. Bahkan, Steiner mengatakan mesin Ferrari mungkin sudah lebih baik daripada Mercedes yang mendominasi lomba jet darat dalam tiga musim terakhir.

Advertisement

"Bukan hanya satu area, tapi keseluruhan paket mesin Ferrari pada musim ini sudah jauh membaik ketimbang tahun lalu. Mesin Ferrari saat ini sudah sekompetitif Mercedes, jika tak dikatakan lebih baik," kata Steiner seperti dikutip dari Autosport, Sabtu (1/4/2017).

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, menjuarai seri perdana F1 2017 di Albert Park, Melbourne, Australia, 26 Maret. Vettel mengalahkan pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, untuk mempersembahkan kemenangan pertama buat Ferrari sejak GP Singapura 2015.

Tim-tim rival mengakui kebangkitan Ferrari yang tahun lalu tak pernah menang. Berdasarkan data GPS dalam balapan di Australia, peningkatan terbesar Tim Kuda Jingkrak tahun ini terletak pada tenaga mesin.

"Ferrari menang di Australia, tapi perlu diingat bahwa semua tim terus melakukan pengembangan untuk mencoba menjadi lebih baik. F1 itu selalu tentang adu pengembangan teknologi. Namun, faktanya Ferrari memang telah membuat lompatan besar," ujar Steiner.

Steiner bisa berkomentar soal mesin Ferrari karena Haas merupakan customer Tim Kuda Jingkrak. Sejak musim debut di F1 pada 2016, tim yang bermarkas di AS itu selalu memakai mesin Ferrari sehingga bisa merasakan perbedaan power unit tahun lalu dan sekarang.