Inilah Kelebihan yang Dimiliki Pelatih Baru Timnas Thailand

oleh Aning Jati diperbarui 28 Apr 2017, 20:00 WIB
FAT mengungkapkan Milovan Rajevac punya beberapa kelebihan yang membuatnya terpilih untuk melatih timnas Thailand. (AFP/Pedro Ugarte)

 

Bola.com, Bangkok - Milovan Rajevac sudah dipilih Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) jadi pelatih timnas Thailand menggantikan Kiatisuk Senamuang pada Rabu (26/4/2017). Namun, pelatih asal Serbia itu baru resmi bertugas mulai 5 Mei 2017.

FAT mengungkapkan bila Milovan Rajevac merupakan pilihan terbaik untuk mengisi kursi panas pelatih The War Elephants dari dua kandidat lain, yakni Winfried Schaefer (Jerman) dan Marcos Paqueta (Brasil).

Sebelumnya, termasuk Rajevac, Schaefer, dan Paqueta, ada total sebanyak delapan pelatih dari seluruh dunia yang menjalani wawancara untuk jadi pelatih timnas Thailand. Proses pemilihan pengganti Kiatisuk Senamuang ini berlangsung sebulan lamanya.

Seperti dilansir dari Bangkok Post, Kamis (27/4/2017), Milovan Rajevac terpilih karena paling mendekati kriteria yang ditetapkan FAT. Salah satu kriteria yang disebut-sebut sejak awal menyangkut permintaan gaji.

Mantan pelatih timnas Ghana itu dikabarkan meminta gaji yang jumlahnya masuk akal alias sesuai bujet FAT. Bahkan gajinya per bulan tidak lebih banyak dari Kiatisuk Senamuang yang mencapai 2 juta baht (Rp 770,6 juta). Ia disebut tidak terlalu memikirkan soal uang dan hanya ingin diberi kesempatan untuk membuktikan diri.

Advertisement

Selain itu ada beberapa hal lain yang dinilai jadi kelebihan Milovan Rajevac. "Dia terpilih setelah mempertimbangkan rencana dan filosofi kerjanya, kesiapan dirinya dan juga stafnya untuk menjalankan tugas," begitu pernyataan resmi FAT.

"Kami memilihnya karena visi-visinya dan keakrabannya dengan sepak bola Asia. Staf pelatihnya juga terlihat lebih meyakinkan daripada kandidat lainnya," lanjut Witthaya Laohakul, Direktur Teknik FAT.

"Dia bisa melihat kekuatan dan kelemahan kami. Dia, dan juga kandidat lain, pergi untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan di Thai League sebelum kami menunjuknya (jadi pelatih). Hal ini menunjukkan determinasinya."

"Dia mampu melihat persoalan di timnas. Dia mengetahui bila pemain kami suka menyerang tapi tidak suka bertahan. Ketika kami kehilangan penguasaan bola, barisan bek kami tidak tahu harus berbuat apa. Hal semacam itu merupakan permasalahan teknik dan kami juga melihatnya dalam kacamata yang sama. Dia akan mampu mengatasi kelemahan timnas kami."

"Rajevac juga kuat dari sisi psikologis. Para pemain bersedia mati untuknya di lapangan. Gaya permainannya tidak hanya soal kemenangan saja tapi cukup menghibur. Itu yang kami inginkan. Anda akan kaget dengan beberapa pemain yang dipilihnya untuk timnas. Dia mengatakan pada saya jika ada beberapa pemain bagus yang tidak pernah menerima panggilan dari timnas sebelumnya," tutur Witthaya Laohakul.

Dalam menjalankan tugasnya, Milovan Rajevac dibantu para staf pelatih, yakni Zoran Jankovic (asisten pelatih), Sasa Todic (pelatih kiper), dan Nebojsa Stamenkovic (pelatih fisik). Semuanya merupakan staf bawaan Rajevac.

Partai persahabatan kontra Uzbekistan pada 6 Juni 2017 di Taskent sebelum laga melawan Uni Emirat Arab di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018, akan jadi tugas pertama Rajevac bersama timnas Thailand.

Sebelum menangani timnas Thailand, Milovan Rajevac pernah membawa Ghana ke perempat final Piala Dunia 2010. Pelatih 63 tahun ini juga pernah melatih timnas Qatar, timnas Aljazair, Beijing Guo'an (klub China), serta Al Ahli (klub Arab Saudi).