GP Rusia Jadi Balapan Terberat Lewis Hamilton

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 01 Mei 2017, 14:00 WIB
Lewis Hamilton menyebut F1 GP Rusia, Minggu (30/4/2017), sebagai balapan terberat setelah seri GP Baku tahun lalu. (EPA/VValdrin Xhemaj)

Bola.com, Sochi - Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, menyebut F1 GP Rusia, Minggu (30/4/2017), sebagai balapan terberat setelah seri GP Baku tahun lalu. Dia mengaku sangat kesulitan sepanjang akhir pekan sehingga gagal meraih hasil maksimal. 

Advertisement

Pada balapan yang dimenangi Valtteri Bottas tersebut, Hamilton hanya finis di posisi keempat. Meski demikian, pebalap Inggris tersebut masih berada di posisi kedua klasemen sementara F1 2017, di belakang pebalap Ferrari, Sebastian Vettel. 

"Ini benar-benar akhir pekan yang sangat berat. Saya tak ingat mengalamai kesulitan sepanjang akhir pekan seperti ini, mungkin terakhir kali yang saya ingat adalah GP Baku tahun lalu," kata Hamilton, seperti dilansir Motorsport, Senin (1/5/2017).

"Saya tak cukup cepat, tak mampu membawa mobil ke posisi yang membuat saya nyaman. Kemudian saat balapan sangat panas, sehingga saya hanya menempati posisi keempati. Saat saya memutari dua lap, setelah itu saya mentok di sana," sambung Hamilton.  

Saat ditanya apa penyebab masalah yang dialaminya di Sirkuit Sochi, Hamilton mengaku sudah tahu jawabannya saat balapan. "Selama balapan, saya sudah memahaminya. Ya, tentang kecepatan. Sepertinya saya tahu dan saya akan berusaha memperbaikinya untuk balapan berikutnya," terang pebalap pemilik tiga gelar juara dunia F1 tersebut. 

"Kami mendulang kesuksesan luar biasa di sini (GP Rusia) selama bertahun-tahun. Saya pun berharap bisa meraih poin maksimal, tapi inilah yang terbaik yang bisa saya dapatkan," kata Lewis Hamilton. 

Puncak klasemen sementara F1 2017 masih diduduki Sebastian Vettel dengan nilai 86. Lewis Hamilton menempati urutan kedua dengan nilai 73, atau hanya unggul 10 poin atas Bottas yang berada di posisi ketiga.