Lewis Hamilton Tak Pendam Kekecewaan pada Nico Rosberg

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 04 Mei 2017, 19:45 WIB
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengaku sudah melupakan kekecewaan gagal menjadi juara karena dijegal mantan rekan setimnya, Nico Rosberg. (EPA/Daniel Dal Zennaro)

Bola.com, Sochi - Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengaku sudah melupakan kekecewaan gagal menjadi juara karena dijegal mantan rekan setimnya, Nico Rosberg. Hamilton menilai sama sekali tak menyimpan dendam pada Rosberg.

Advertisement

Perburuan gelar F1 2016 cukup sengit dan melibatkan duo Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. Ketika itu, keduanya secara bergantian menjadi juara di setiap seri F1, Rosberg menjuarai sembilan seri dan Hamilton menjuarai 10 seri.

Menjelang akhir musim 2016, Hamilton mampu menjadi juara di empat seri. Namun, hal itu tak cukup mampu membuat Hamilton mengunci gelar F1 musim tersebut karena pada akhirnya dia kalah lima poin dari Rosberg yang mengumpulkan 385 poin.

"Tidak ada masalah apapun dengan Nico Rosberg. Kami adalah rekan setim, bekerja sama selama beberapa tahun, dan sekarang dia sudah pensiun. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Hamilton kepada La Gazzetta dello Sports seperti dikutip Sport Mole, Kamis (4/5/2017).

"Musim lalu memang saya kehilangan gelar. Akan tetapi saya pernah mengalahkan dia beberapa kali. Saya bangga pada diri saya karena tak menyerah hingga akhir, seperti biasanya," ujar pebalap asal Inggris itu.

Setelah menjadi juara F1 2016, Nico Rosberg memutuskan untuk pensiun. Perannya di Mercedes kemudian digantikan oleh Valtteri Bottas.

Lewis Hamilton musim ini berada di peringkat kedua sementara klasemen F1 dengan raihan 73 poin. Hamilton tertinggal 13 poin dari pebalap Ferrari, Sebastian Vettel.

Berita Terkait