Pemain Persebaya Bantah Lebih Nyaman Tanpa Iwan Setiawan

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 23 Mei 2017, 05:30 WIB
Persebaya resmi memecat Iwan Setiawan, namun para pemain membantah mereka tak nyaman saat ditangani eks pelatih Persija itu. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Surabaya - Sebelum manajemen Persebaya memecat Iwan Setiawan, muncul rumor pemain tak nyaman dengan Iwan sehingga meraih hasil minor.

Ketika Iwan masih berada di pinggir lapangan, Persebaya justru meraih hasil buruk dalam dua laga awal, ditahan 1-1 oleh Madiun Putra, dan tumbang 1-2 di tangan Martapura FC.

Sebaliknya, Rendi Irwan dkk. malah mendapatkan hasil maksimal setelah Iwan tak lagi memimpin latihan maupun saat Persebaya menjalani dua pertandingan terakhir. Betapa tidak, di tangan asisten pelatih Ahmad Rosyidin, Persebaya justru lebih solid dan tajam.

Advertisement

Diawali dengan kemenangan 3-1 atas Persepam Madura Utama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya kembali menuai hasil positif dengan menahan tim kuat, PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Keruan saja, rumor soal para pemain tak nyaman atau tertekan saat masih didampingi Iwan pun muncul ke permukaan. Namun isu miring itu cepat-cepat dibantah oleh para pemain Persebaya. “Tidak, mungkin kami sudah mulai beradaptasi dengan atmosfer kompetisi,” sebut Rendi Irwan, kapten Persebaya.

Sanggahan yang sama dilontarkan oleh pemain senior Persebaya lainnya, Misbakus Solikin. Menurutnya, ia dan rekan-rekannya kini lebih percaya diri setelah keberadaan dua pemain yang gabung paling akhir, Rishadi Fauzi (eks Madura United) dan Mardiono (mantan Semen Padang).

“Masuknya kedua pemain itu membuat kami lebih yakin mampu berbuat lebih di setiap pertandingan. Rishadi dan Mardiono memiliki kualitas di atas rata-rata. Keduanya juga punya pengalaman tampil di kompetisi kasta tertinggi,” ujar Solikin.

Mereka mengaku, tidak ada perbedaan antara saat masih didampingi Iwan maupun setelah sang pelatih tidak ada. “Seperti dikatakan Coach Ahmad (Ahmad Rosyidin), program latihan yang diberikan masih sama. Kami juga menikmati latihan maupun pertandingan ketika Coach Iwan masih bersama kami,” tutur Solikin.

Namun mereka menyatakan, setelah seri dengan Madiun Putra dan kalah dari Martapura FC, semangat mereka untuk memenangkan pertandingan lebih besar. Ditambah lagi dengan keberadaan Rishadi dan Mardiono yang mampu menutup kekurangan Persebaya di lini depan.