Kiper Utama Bhayangkara FC Jalani Operasi Sebelum Lebaran

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 10 Jun 2017, 06:15 WIB
Kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho, dijadwalkan menjalani operasi untuk cedera yang dialami setelah Lebaran 2017. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Kiper nomor satu Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho, dilanda kecemasan. Pasalnya, terhitung sudah sebulan lebih cedera yang ia alami belum juga dioperasi. Sebab, jika tidak segera ditangani, eks penjaga gawang Persiba Bantul itu bisa kehilangan posisinya di tim starter Bhayangkara FC.

Wahyu sebetulnya sudah direkomendasikan untuk berobat di salah satu rumah sakit di Surabaya, namun untuk penanganan lebih jauh yakni naik meja operasi, ia harus menunggu persetujuan dari pihak klub.

Kabarnya hingga kini manajemen Bhayangkara FC belum memberikan persetujuan sehingga Wahyu harus menunggu di Surabaya tanpa ada kepastian mengenai nasibnya.

Situasi seperti ini jelas tidak menguntungkan bagi Wahyu karena jika tidak segera dioperasi, mantan kiper Timnas Indonesia bakal semakin lama absen.

Bagi seorang pemain, absen terlalu lama tentu sangat menyiksa, begitu juga dengan Wahyu yang ingin secepatnya naik meja operasi agar sembuh lebih cepat dan bisa kembali mengawal gawang Bhayangkara FC.

Advertisement

Seperti diketahui, Wahyu mengalami cedera otot PCL robek di bagian ligamen ketika Bhayangkara FC menang 2-1 melawan Sriwijaya FC di Palembang (3/5/2017). Namun, hingga kini belum ada penanganan medis yang intens kepada sang pemain. Akibatnya, Wahyu hanya bisa menyaksikan di layar kaca saat Bhayangkara FC tampil di laga lanjutan Liga 1 2017.

Namun, sekretaris Bhayangkara FC, Rahmad Sumanjaya, membantah jika manajemen Bhayangkara FC belum menyetujui operasi Wahyu. "Kami sudah hubungi dokter yang menangani Wahyu. Tinggal tunggu waktu saja, dia pasti segera dioperasi," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, ia juga sudah berkomunikasi dengan Wahyu yang saat ini berada di Surabaya. Bahkan ia memastikan Wahyu sudah tahu jika cederanya segera dioperasi. Hanya, Rahmad mengakui, Wahyu belum tahu kapan operasi dilakukan. Menurutnya, operasi kiper 30 tahun itu akan dilaksanakan sebelum Lebaran.

"Hal itu sudah pasti. Kami bertanggung jawab penuh atas cedera yang dialami Wahyu karena dia cedera ketika bermain untuk tim," tutur Rahmad.

Kabar ini diharapkan bisa membuat Wahyu lebih tenang. Rencananya, setelah Bhayangkara FC bertanding melawan Bali United (9/6/2017), Rahmad akan menghubungi Wahyu dan menjelaskan perihal cedera yang dialaminya, yang hingga kini belum mendapat penanganan operasi.