Simon McMenemy Bicara Performa Putu Gede dan Evan Dimas di Timnas

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 21 Jul 2017, 09:15 WIB
Pelatih Simon McMenemy bicara performa anak buahnya di Bhayangkara FC jelang partai Indonesia melawan Mongolia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Kekalahan Timnas Indonesia U-22 0-3 dari Malaysia mendapat perhatian dari pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy. Maklum, di tim besutan Luis Milla itu terdapat dua anak buahnya, Evan Dimas Darmono dan Putu Gede Juni Antara.

Khusus untuk kedua pemainnya yang tampil di pertandingan itu, Simon menilai keduanya sudah bekerja maksimal. Di mata Simon, Putu dan Evan tidak membuat kesalahan berarti. "Putu yang bermain sejak menit awal tidak keluar dari pakem," katanya.

Kekalahan Timnas Indonesia U-22 dinilai akibat kurang maksimalnya kinerja pemain gelandang dan kedua bek tengah Tim Garuda Muda di babak pertama.

Menurut pelatih asal Skotlandia itu, Malaysia terlalu dominan di tengah sehingga bisa mengirim umpan-umpan matang ke depan.

Advertisement

Simon menyebutkan Putu memang tidak tampil istimewa di pertandingan kontra Malaysia. Tetapi, bek sayap kanan Bhayangkara FC itu juga minim melakukan kesalahan.

"Putu harus meningkatkan permainannya di dua pertandingan ke depan. Dia harus memberikan kontribusi besar, baik saat bertahan maupun membantu serangan," harap Simon.

Simon punya pendapat berbeda untuk Evan Dimas. Mantan pelatih Mitra Kukar itu memuji penampilan apik Evan sepanjang babak kedua. Gelandang mungil Bhayangkara FC ini dianggap motor yang menghidupkan permainan Timnas Indonesia U-22 di babak kedua.

Hanya, ia menyayangkan kinerja pemain lain yang kurang optimal Sehingga sebagus apapun permainan Evan, Timnas Indonesia U-22 tidak bisa berbuat banyak. Jangankan mengejar keunggulan lawan, sekadar memperkecil skor pun cukup berat.

"Mungkin akan berbeda bila Evan masuk sejak awal. Dia pemain yang tahu harus berbuat apa untuk meningkatkan level permainan. Semoga Evan main lebih bagus di pertandingan berikutnya," ujar Simon.