16 Besar Liga 2: PSMS Menang, Djadjang Nurdjaman Semringah

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 03 Okt 2017, 20:48 WIB
Djadjang Nurdjaman semringah PSMS Medan meraih kemenangan atas Persibat Batang, Selasa (3/10/2017).. (Bola.com/Ronald Seger)

Bola.com, Medan - PSMS Medan memperpanjang napas untuk bersaing merebut tiket 8 Besar Liga 2. Hal tersebut setelah pasukan Ayam Kinantan menang tipis, 2-1 atas Persibat Batang dalam lanjutan Grup B 16 Besar di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017).

Mantan striker Bali United, I Made Wirahadi mencetak dua gol untuk membawa timnya meraih tiga angka pertama kali di fase ini. Sementara Persibat membalas satu gol melalui Honi Makrufan.

Advertisement

Dengan hasil itu, PSMS mengoleksi empat poin. Sementara Persibat tetap di posisi kedua dengan tujuh angka di bawah PSIS Semarang (10 poin). Anak-anak Medan masih memiliki peluang untuk lolos ke 8 Besar asal menyapu bersih dua partai sisa plus berharap Persibat terpeleset.

''Saya ucapkan selamat kepada pemain atas kemenangan ini. Peluang lolos masih ada meski memang berat. Kami akan berjuang semaksimal mungkin di sisa pertandingan. Setidaknya hasil ini mengangkat moril anak-anak,'' kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu usai pertandingan.

Dalam laga itu, PSMS harus menunggu hingga menit ke-47 untuk unggul. Wirahadi mampu memanfaatkan kecerobohan kiper Persibat, M Sendri Johansyah yang meninggalkan sarangnya. Namun Persibat tak patah arang. Mereka menyamakan skor lewat sepakan keras gelandang Honi Makrufan menjadi yang gagal diantisifasi kiper Abdul Rohim.

Seakan hasil akan berakhir imbang, PSMS mendapat hadiah penalti menit ke-88 usai salah satu pemain Persibat dianggap handsball. Wirahadi yang ditunjuk jadi eksekutor mampu menjalankan tugasnya.

Secara teknis, Djadjang Nurdjaman menilai masih banyak catatan dan kekurangan yang ditunjukkan anak asuhnya. Paling utama adalah banyaknya peluang yang masih terbuang percuma. Beberapa peluang yang seharusnya berbuah hasil gagal dimanfaatkan duet striker I Made Wirahadi dan Elthon Maran.

''Banyak sekali peluang yang tercipta namun belum berbuah hasul. Kelemahan ini jadi bajan evluasi kami. Masih ada waktu dua hari untuk recovery,'' tukas dia.

Berita Terkait