Arema Kalah, Arthur Cunha Dilarikan ke Rumah Sakit

oleh Iwan Setiawan diperbarui 29 Okt 2017, 16:45 WIB
Arthur Cunha dilarikan ke RSUD Jayapura saat Arema melawan Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (29/10/2017). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jayapura - Arema FC tidak hanya menelan kekalahan 1-3 dari tuan rumah Persipura Jayapura pada pekan ke-32 Liga 1 2017 di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (29/10/2017), tetapi mereka juga kehilangan stoper andal, Arthur Cunha da Rocha.

Bek asal Brasil itu dilarikan ke rumah sakit RSUD Jayapura setelah dilanggar pemain Persipura, Addison Alves, pada menit 38. Pelanggaran itu berbuah penalti dan membuat Arema sempat unggul lewat eksekusi Ahmet Atayev.

Advertisement

Arthur merasa ada yang tidak beres dengan pinggangnya karena dia tidak sanggup lagi untuk bangkit. Saat ditandu keluar, mantan pemain Mitra Kukar ini ditidurkan miring. Tujuannya agar cedera pinggangnya tidak lebih parah.

"Saat ini masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dengan foto rontgen. Semoga tidak ada apa-apa dengan tulangnya," kata sport therapy Arema, David Setiawan.

Selain dilanggar Addison, terlihat Arthur mengalami salah posisi jatuh sehingga dia terus memegangi pinggangnya. Sebenarnya tenaga Arthur sangat dibutuhkan dalam laga ini.

Selain sebagai kapten tim, dia membuat pertahanan Arema lebih tenang. Setelah dia keluar, Arema memasukkan gelandang serang M. Rafli. Sedangkan Ferry Saragih ditarik sebagai bek kiri.

Sejak menit 82, pertahanan Arema mulai goyah dan kehilangan konsentrasi sehingga tiga gol lahir di gawang yang dikawal Utam Rusdiana. Masing-masing lewat gol bunuh diri Bagas Adi Nugraha, Marinus Manewar, dan Osvaldo Haay.

Setelah pertandingan, tim medis masih menunggu perkembangan kondisi Arthur karena masih ada dua laga sisa, yakni melawan Semen Padang dan Pusamania Borneo FC.

Arthur masih dibutuhkan untuk tampil dalam dua laga tersebut karena Arema hanya memiliki dua stoper murni, Bagas Adi dan Arthur sendiri.

Jika Arthur tidak bisa melanjutkan kompetisi, Arema kembali menurunkan Syaiful Indra atau Junda Irawan sebagai stoper. Padahal, posisi asli kedua pemain itu adalah bek sayap.

Berita Terkait