Ketajaman Egy Maulana di Timnas Indonesia U-19 Makin Menjadi-jadi

oleh Ario Yosia diperbarui 01 Nov 2017, 07:00 WIB
Egy Maulana (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Tak salah jika Egy Maulana Vikri, jadi pemain paling bernilai di Timnas Indonesia U-19. Fakta menunjukkan kalau tim asuhan Indra Sjafri amat tergantung pada sosok Egy, terutama dalam urusan mencetak gol.

Terakhir Egy mencetak sebiji gol saat Timnas Indonesia U-19 menghancurkan Brunei Darussalam 5-0 dalam laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 Grup F di Paju Public Stadium, Selasa (31/10/2017).

Advertisement

Koleksi gol pemain asal Medan tersebut terus bertambah, sulit dikejar oleh rekan-rekan setimnya.

Egy tercatat sebagai top scorer Piala AFF U-18 2017 yang dihelat di Myanmar bulan lalu, dengan torehan delapan gol.

Jelang Kualifikasi Piala AFC U-19 2017, Timnas Indonesia U-19 sempat melakoni uji coba melawan Kamboja di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Saat itu Tim Garuda Nusantara menang 2-0 dan Egy Maulana mencetak sebiji gol.

Egy absen menyumbang gol buat timnas saat menang 3-0 melawan jawara Piala AFF U-18, Thailand, tiga hari berselang. Namun, tetap saja penampilannya mendapat banyak pujian. Sepanjang laga pesepak bola belia kelahiran 7 Juli 2000 itu jadi momok bagi lini pertahanan Tim Gajah Putih Muda.

Mundur ke belakang penyerang serbabisa yang baru saja diundang trial oleh klub Portugal, Benfica, tersebut, juga mencatatkan diri di papan gol saat duel uji coba internasional kontra klub Spanyol, Espanyol B. Saat itu Timnas Indonesia u-19 kalah 2-4.

Timnas Indonesia U-19 sempat berlaga di turnamen muda legendaris Toulon Cup 2017 di Prancis. Egy gagal unjuk ketajaman di tiga laga penyisihan menghadapi Rep. Ceska, Brasil, dan Skotlandia. Tanpa mencetak gol pemain didikan Diklat Ragunan itu meraih penghargaan Breakthrough Player 2017.

Ia dianggap penyelenggara Toulon pemain yang paling berpengaruh di tim, sehingga pantas diberi penghargaan. Breakthrough Player pernah disematkan ke superstar sepak bola dunia, Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

Media beken Inggris The Guardian memasukkan nama Egy Maulana Vikri dalam daftar salah satu pesepak bola muda calon bintang dunia. Hal ini menegaskan kualitas Egy di atas rata-rata. Ia masuk karegori rising star berkelas dunia.

2 dari 3 halaman

Paling Sering Mengancam Brunei

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, berusaha lepas dari penjagaan pemain Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Paling Sering Mengancam Brunei

Saat laga Timnas Indonesia U-19 melawan Brunei terlihat Egy Maulana Vikri amat dominan. Ia jadi pemain paling sering mengganggu pertahanan lawan.

Catatan statistik Labbola menunjukkan kalau Egy jadi pemain yang paling sering melakukan upaya tembakan ke arah gawang. Total sebanyak sembilan kali ia melakukan attempts.

Sepanjang 90 menit Egy menciptakan enam peluang emas.

Sepanjang duel, Timnas Indonesia U-19 benar-benar membuat Brunei mati kutu. Tim Merah-Putih tercatat melakukan 37 upaya tembakan ke arah gawang, delapan di antaranya tepat sasaran.

Sementara itu, Brunei Darussalam hanya sekali saja melakukan tembakan ke arah gawang, itu pun tak tepat sasaran.

Hebatnya akurasi operan anak-asuh Indra Sjafri menembus angka 90 persen. Penguasaan bola anak-anak timnas menembus 84 persen berbanding 16 persen.

 

3 dari 3 halaman

Bukan Penyerang Murni

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, bersiap menghadapi Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bukan Penyerang Murni

Posisi bermain Egy Maulana Vikri bukan sebagai striker murni. Di Timnas Indonesia U-19 ada sosok M. Rafli Mursalim dan Hanis Saghara yang didapuk sebagai penyerang tengah oleh Indra Sjafri.

Egy pemain liar yang bisa ditempatkan di beberapa skema ofensif. Ia bisa bermain sebagai penyerang sayap, penyerang lubang, atau false nine.

Posisi yang ditempati Egy mirip dengan Lionel Messi saat bermain di Barcelona atau Timnas Argentina. Postur keduanya amat mirip, kecil munggil namun mematikan.

Ditopang skill individu yang menawan plus ditambah kecepatan lari di atas rata-rata Egy jadi predator haus gol yang ditakuti lawan.

Pelatih Timnas Indonesia U-19 asal Spanyo, Marc Alavedra Palacios, mengungkapkan kekagumannya pada sosok Egy.

"Saya mengenalnya karena saya sudah melihat permainannya sejak di Piala AFF. Dia pemain yang bagus, tapi bukan hanya karena dia tim Indonesia bagus, tapi karena seluruh skuat yang dimiliki Indonesia," ujar Marc Alavedra Palacios kepada Bola.com.

"Saya berharap pemain seperti ini sebisa mungkin ada di dalam tim daya dan bukan untuk menghadapi tim saya. Namun, semoga kariernya bagus karena ia memang pemain yang sangat bagus," lanjut mantan pelatih Espanyol U-15 itu.

Pujian serupa juga sempat dilontarkan arsitek Espanyol B. "Egy bermain sangat bagus dan gol yang dicetaknya pun juga demikian. Menurut saya, Egy bermain seperti Lionel Messi karena bisa melewati beberapa pemain lawan. Egy menunjukkan permainan dan kualitas teknik yang sangat bagus," ujar David Gallego.

Indra Sjafri tentu amat berharap salah satu pemain andalannya ini terus dalam kondisi on-fire. Pelatih asal Sumatera Barat itu amat memproteksi Egy. "Saya tidak ingin Egy terlalu dipuja-puja. Perjalanannya masih panjang. Saya ingin dia tetap fokus menjaga performanya di lapangan. Media tolong bantu saya menjaganya. 

Timnas Indonesia akan menjajal Timor Leste dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Paju Publik Stadium, Korea Selatan, Kamis (2/11/2017). Akankah dalam pertandingan itu Egy Maulana Vikri kembali unjuk kegarangan?