Persija Water, Kisah Orang Gila, dan Bus Macan Kemayoran

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 03 Feb 2018, 16:45 WIB
Presiden Persija, Gede Widiade, memberikan penjelasan terkait produk baru persija yakni Persija Water saat peluncuran di Springhill, Kemayoran, Jakarta, (2/2/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta meluncurkan produk minuman kemasan yang diberikan nama Persija Water, Jumat (2/2/2018). Munculnya air minum berlabel Persija ini tak lepas dari kisah ada "orang gila" yang baik hati kepada Persija. Ia memberikan bus tim yang saat ini digunakan skuat Macan Kemayoran.

Belum lama ini Direktur Utama Persija, Gede Widiade, pernah bicara dalam sebuah talkshow yang diselenggarakan Bukalapak bagaimana beruntung dirinya ketika mendapatkan kepercayaan untuk membenahi Persija.

Dalam ceritanya, Gede Widiade mengungkao diberikan lapangan dan mess di kompleks TNI AU di Halim Perdanakusuma oleh pejabat terkait dan mendapatkan pinjaman bus tim dermawan, yang tiba-tiba datang ke rumahnya pada malam hari.

Advertisement

Gede menceritakan "orang gila" tersebut lantas benar-benar memberikan bus hanya dalam hitungan hari setelah mendatangi kediamannya di Jakarta. Gede Widiade menjelaskan sosok itu hanya minta agar bisa menggunakan brand Persija dalam air minum kemasan yang diproduksinya.

Orang gila yang dimaksud tentu bukan orang yang mengalami penyakit mental yang sesungguhnya. Sosok yang dimaksud adalah orang yang berani mengambil terobosan dan keputusan berisiko.

Sosok yang dimaksud Gede Widiade adalah Bobby Andhika, Presiden Direktur PT Trading Gate Indonesia, yang memproduksi air mineral kemasan dengan brand Persija Water.

"Saat itu kami sedang membenahi Persija dan ada orang gila yang sangat baik mau membantu kami. Tak ada tujuan negatif, ia datang kepada saya malam hari. Saat itu produk yang ia maksud belum ada, masih dalam angan-angan. Bayangkan produk yang ia inginkan belum ada, tapi sudah memberikan bus untuk Persija. Makanya saya sangat berterima kasih kepada "orang gila" di samping saya ini," ujar Gede Widiade dalam peluncuran Persija Water di Spring Hill Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Gede Widiade lantas menjelaskan mengapa menyebut Bobby Andhika sebagai orang gila. Ia menilai sudah sangat jarang ada orang baik yang memberikan bantuan konkret tanpa meminta hal yang pasti di saat yang bersamaan.

Gede juga mengatakan permintaan untuk meletakkan brand Persija di air minum kemasan itu bukan permintaan yang berlebihan dan justru bisa membantu bisnis klub ibu kota itu.

"Dengan air minum dalam kemasan resmi Persija ini, diharapkan klub, pemain, manajemen akan semakin dekat dengan seluruh Jakmania dan stakeholder yang lain. Persija Water diharapkan bisa menjadi bagian penting Macan KEmayoran dalam mengarungi kompetisi musim depan," ujar Gede.

 

2 dari 2 halaman

Dukungan untuk Persija Jakarta

Produk Persija Water yang diluncurkan Presiden Persija Jakarta, Gede Widiade di Springhill, Kemayoran, Jakarta, (2/2/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Di sisi lain, Bobby Andhika menegaskan harapannya agar Persija Water bisa menjadi bentuk dukungan baru dari The Jakmania untuk klub kesayangannya. Bicara dari sisi bisnis, Bobby Andhika merasa kehadiran minuman mineral dengan brand Persija akan memiliki target pasar yang jelas.

"Mengapa Persija? Menurut saya Persija sudah tak perlu dijelaskan karena klub ibu kota ini memiliki penggemar yang sangat loyal. Mengapa Persija Water? Kami ingin Persija Water menjadi persembahan bagi Persija dari penggemarnya yang memberikan dukungan penuh. Makanya slogan Persija Water adalah gue minum, gue dukung," ujar Bobby Andhika.

Chief Commercial Officer Persija, Andhika Suksmana, menegaskan kehadiran Persija Water menjadi contoh bagi klub sepak bola modern yang memaksimalkan potensi bisnisnya. Keberadaan penggemar yang setia, jadi target pasar yang tepat bagi produk resmi klub sepak bola.

"Tentu saja dari sisi bisnis ini merupakan contoh, klub sepak bola modern harus bisa memaksimalkan semua potensi bisnis yang ada di depan mata. Target pasar kami adalah The Jakmania yang selalu mendukung tim di mana pun Persija berada, bahkan saat berlatih," ujar Andhika.

Rencananya distribusi Persija Water akan dimulai melalui 44 outlet resmi produk Persija yang dikelola Korwil The Jakmania di Jabodetabek. Bobby Andhika mengatakan hingga saat ini memang baru area Jabodetabek yang akan menjadi prioritas distribusi Persija Water.

"Jika ada teman-teman di luar Jabodetabek, sistemnya bisa dengan order dan kami akan kirimkan ke sana dengan jasa ekspedisi sesuai dengan pesanan," ujar Bobby.

Persija Water saat ini sudah didistribusikan di area Jabodetabek dengan harga retail Rp 3.000 per botol. Satu hal yang menarik, jika pada umumnya air minum mineral botol dikemas dengan ukuran 330 ml, 600 ml, 1000 ml, dan 1.500 ml, Persija Water hanya memiliki satu ukuran yang berbeda sama sekali dengan air minum kemasan pada umumnya, yaitu 550 ml.

Berita Terkait