Kembali Gelar Audisi Umum, PB Djarum Bidik 3 Kategori Usia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 06 Feb 2018, 16:05 WIB
Djarum Foundation menggelar konferensi pers menjelang pelaksanaan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Plaza Senayan Jakarta, Selasa (6/2/2018). (Bola.com/Yus Mei Sawitri)

Bola.com, Jakarta - Djarum Foundation kembali menggulirkan program Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 sebagai usaha menjaring bakat-bakat potensial dari pelosok negeri. Pada edisi kali ini, audisi akan digelar di delapan kota dan membidik tiga kelompok umur. 

Advertisement

Audisi akan dimulai pada 24-26 Maret dengan audisi pertama berlangsung di Pekanbaru, Riau. Kedelapan kota yang menjadi lokasi audisi adalah Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Cirebon, Purwokerto, Solo, Surabaya, dan Kudus.

"Melalui Audisi Umum Djarum Bulutangkis 2018, kami ingin lebih banyak lagi menemukan bibit pebulutangkis muda yang punya semangat dan daya juang menjadi juara. Kami juga sekaligus ingin memastikan Indonesia memiliki stok atlet terbaik dan mampu meraih prestasi di semua sektor," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/2/2018). 

"Filosofi kami selain merekrut bakat-bakat  dari penjuru Tanah Air, juga ingin memastikan para atlet muda punya semangat berlatih dan ingin selalu tampil mengikuti audisi," sambung dia. 

Yoppy mengatakan pada audisi-audisi sebelumnya animo yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Mereka sangat antusias berpartisipasi demi mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa Djarum. 

"Kami berharap audisi di masing-masing kota tersebut bisa dijangkau dengan baik oleh atlet di kota-kota sekitarnya, sehingga semakin banyak bakat-bakat muda yang ikut serta dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis," ujar Yoppy. 

"Semua punya kesempatan yang sama untuk terpilih. Selain kota utama, bisa juga peserta datang dari kota-kota sekitarnya. Misalnya di Solo, maka bisa muncul bakat dari Wonogiri, kemudian di Surabaya, ada bakat dari Banyuwangi seperti Kevin Sanjaya," imbuh Yoppy. 

Sementara itu, Audisi Umum pada 2018 akan digelar pada tiga kelompok usia, yaitu U-11, U-13, dan U-15. Tahun lalu, audisi hanya menyasar dua kelompok usia, yaitu U-11 dan U-13.

"Keputusan ini sudah melalui pembahasan dan pertimbangan yang mendalam. Tahun lalu, kami hanya fokus di U-11 dan U-13. Pada tahun ini, kami ingin menjaring lebih luas lagi pemain-pemain yang bagus terutama pada kelompok U-15," kata Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi. 

"Soal kriteria, dari ke tahun hampir sama. Kemampuan bermain bulutangkis dan potensi. Tapi kami akan mempertajam penilaian setelah belajar dari kekurangan-kekurangan yang lalu. Apalagi sekarang ada penambahan U-15," sambung Fung. 

PB Djarum akan menerjunkan tim pencari bakat pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang dipimpin legenda bulutangkis, Christian Hadinata. Peraih tiga gelar All England itu akan didampingi oleh legenda-legenda lain seperti Sigit Budiarto, Antonius Budi Ariantho, Lius Pongoh, Yuni Kartika, Maria Kristin, Luluk Hadiyanto, Hariyanto Arbi, dan Eddy Hartono. 

 

2 dari 2 halaman

Jadwal Audisi Umum

Jadwal Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 

24-26 Maret   Pekanbaru (GOR Angkasa) 

14-16 April Balikpapan (GOR Hevindo)

5-7 Mei Manado (GOR Arie Lasut) 

21-23 Juli Purwokerto (GOR Satria) 

21-23 Juli Surabaya (GOR Sudirman) 

4-6 Agustus Cirebon (GOR Bima) 

4-6 Agustus Solo Raya (GOR RM Said, Karanganyar) 

4-6 September Kudus (GOR Djarum, Jati Kudus) 

7-9 September Final di Kudus (GOR Djarum, Jati Kudus)

Berita Terkait