Gelandang PSMS Tak Mau Terjebak Nostalgia dengan Persija

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 09 Feb 2018, 15:15 WIB
Gelandang Sriwijaya FC, Syahrian Abimanyu, berebut bola dengan bek PSMS, Amarzukih, pada laga Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Sriwijaya FC menang 2-0 atas PSMS. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Solo - Gelandang PSMS Medan, Amarzukih akan menjalani laga reuni saat timnya menjamu Persija Jakarta pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (10/2/2018).

Amarzukih tujuh musim memperkuat tim Macan Kemayoran sebelum hengkang ke PSMS musim ini. Amarzukih enggan terjebak nostalgia dengan mantan timnya. Baginya, membawa PSMS meraih kemenangan jadi hal utama saat ini.

Advertisement

"Saya tahu Persija tim yang bagus dan semua harus diwaspadai. Kami juga tidak ingin kalah," ungkap Amarzukih usai latihan, Jumat (9/2/2018).

Pemain 33 tahun itu mengaku sudah berdiskusi dengan pelatih Djadjang Nurdjaman terkait ke dalaman mantan timnya. Meski datang pemain baru, setidaknya Amarzukih sedikit banyak tahu gaya permainan Persija.

"Sempat ngobrol dengan pelatih soal Persija. Namun hanya sebatas yang saya tahu saja," tegasnya.

Disinggung kemungkinan bakal mendapat sorakan dari Jakmania, mantan gelandang Persitara Jakarta Utara itu akan menikmati. Menurutnya, teror suporter lawan sudah jadi hal biasa dalam sepak bola. ''Yang pasti Jakmania itu orangnya baik-baik,'' ucapnya.

Djadjang tak menampik jika mencari informasi tim lawan lewat Amarzukih. "Kami maksimalkan keberadaan dia dan berdiskusi soal permainan Persija," tukas dia.