Frank de Boer Ungkap Kebobrokan Inter Milan

oleh Aditya Wicaksono diperbarui 17 Mar 2018, 00:31 WIB
Frank de Boer. (Reuters/Alessandro Garofalo)

Bola.com, Milan - Mantan pelatih Inter Milan, Frank de Boer, mengungkapkan atmosfer negatif yang ada di Nerazzurri. Ia menganggap ada beberapa pemain yang membuatnya ditendang dari posisi pelatih.

Advertisement

Frank de Boer ditunjuk menjadi pelatih Inter Milan pada awal musim 2016-17. Namun, kebersamaan De Boer dan Nerazzurri tidak bertahan lama setelah dipecat pada Oktober 2016.

"Guardiola tidak langsung menjadi pelatih yang bagus. Gio van Bronckhorst juga banyak menelan kekalahan pada tahun pertamanya. Tahun berikutnya, ia menjadi juara," ujar De Boer.

"Saya hanya menjalani satu laga persahabatan melawan Celtic, lalu pertandingan resmi. Sangat sulit, apalagi ini adalah Inter Milan. Saya tidak hanya mendapat masalah dari presiden, tetapi juga dari media."

"Selain itu, ada grup pemain yang menjadi racun untuk pemain lainnya. Mereka adalah pecundang yang memberikan pengaruh buruk. Saya ingin menyingkirkan pemain tersebut, tetapi presiden klub ingin mempertahakannya," ungkap De Boer.

Setelah menangani Inter Milan, De Boer sempat ditunjuk menjadi manajer Crystal Palace pada awal musim 2017-18. Namun kiprahnya bersama The Eagles hanya bertahan selama sepuluh pekan.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait