Rudy Hartono Pesimistis Indonesia Juarai Piala Thomas 2018

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 23 Mar 2018, 22:50 WIB
Legenda Bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono saat berada di GOR Rudy Hartono, Pd. Sawah Indah, Sawah Lama (23/3/2018). Rudy Hartono kini aktif mengembangkan talenta muda di PB Jaya RAYA. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono, pesimistis Tim Merah Putih mampu membawa pulang gelar Piala Thomas 2018. Menurut dia, target realistis untuk tim Indonesia adalah lolos ke babak final. 

Advertisement

Indonesia akan memulai perjuangan di putaran final Piala Thomas 2018, dengan berjibaku di Grup B. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Cs berada satu grup dengan Korea, Thailand, dan Kanada. 

"Kalau kans juara, sepertinya tidak ada. Saya hanya berharap satu, harus masuk final. Jangan sampai kalah di semifinal, apalagi kalah di perempat final," kata Rudy Hartono, saat berbincang dengan Bola.com di GOR Jaya Raya, Bintaro, Tangerang, Jumat (23/3/2018). 

Menurut pemegang delapan gelar All England tersebut, satu di antara titik lemah Indonesia terletak pada ganda kedua. Saat ini, ganda putra Indonesia yang benar-benar konsisten penampilannya baru Kevin/Marcus. 

PBSI masih punya pekerjaan rumah untuk menentukan ganda kedua. Saat ini, PBSI sedang menjajal ganda senior, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta memantau komposisi lain seperti Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. 

"Selain itu, belum terlihat juga kandidat yang meyakinkan untuk tunggal ketiga. Dalam partai-partai tertentu, tunggal ketiga bisa sangat krusial. Jadi ada dua catatan, ganda kedua dan tunggal ketiga," urai Rudy Hartono. 

Sebanyak 16 putra akan berpartisipasi di kancah Piala Thomas 2018. Turnamen Piala Thomas dan Uber 2018 akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei. 

 

Berita Terkait