Warga Tolak Persebaya Bermain di Stadion Sultan Agung

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 04 Jun 2018, 18:15 WIB
Ekspresi pemain Persebaya Surabaya, Fandry Imbiri, setelah mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura, di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/5/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bantul - Bentrokan suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania, dengan kelompok pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, menyisakan beberapa kerusakan di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Kedua kelompok suporter itu terlibat kericuhan dari siang hingga malam hari dan memaksa pertandingan Persija vs Persebaya yang sedianya berlangsung pada Minggu malam (3/6/2018), urung digelar.

Tak hanya itu, tim Bajul Ijo kemungkinan besar juga tak bisa bermain di stadion markas Persiba Bantul itu. Ketua panpel Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bantul, Sapto Priyono, menegaskan pihaknya hingga saat ini masih melakukan evaluasi terlebih dahulu pasca kejadian kemarin.

Advertisement

Pasalnya, setelah kerusuhan bentrok suporter kemarin, sejumlah perwakilan warga sekitar stadion juga menyuarakan keluhan kepada panpel. Warga enggan bentrokan serupa kembali terjadi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga sekitar stadion menyatakan meminta Panpel dan pengelola stadion untuk tidak lagi menerima laga-laga yang melibatkan Persebaya di Bantul.

"Warga meminta agar ke depan, jangan lagi ada laga yang melibatkan Persebaya di Bantul. Masukan itu kami akomodasi dan kami jadikan catatan penting. Kalau laga tim lainnya masih dipertimbangkan," kata Sapto, Senin (4/6/2018).

Tak hanya menimbulkan korban luka, bentrokan itu menyisakan beberapa kerusakan di Stadion Sultan Agung, Bantul. Pihak pengelola stadion masih mendata bagian-bagian yang mengalami kerusakan.

"Sudah terinventarisasi sejak pagi tadi. Tapi, ini masih dihitung rupiahnya berapa. Sepertinya tidak sampai ratusan juta karena hanya beberapa item saja yang rusak," ungkap Sapto.