Pelatih Madura United Menerka Atmosfer Stadion PTIK

oleh Aditya Wany diperbarui 07 Jun 2018, 03:15 WIB
Pelatih interm Madura United, Djoko Susilo, bersama Raphael Maitimo dan Greg Nwokolo. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Madura United bertanding pada pekan ke-13 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak dengan status tim tamu melawan Bhayangkara FC. Pertemuan keduanya terjadi di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis malam (7/6/2018).

Ini akan menjadi kali pertama bagi Madura United bertanding di stadion tersebut. Sebab, stadion yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu baru digunakan sebagai markas Bhayangkara FC pada musim ini.

Pelatih interim Madura United, Djoko Susilo, menyebutkan akan ada perbedaan atmosfer pertandingan dibanding dengan stadion lainnya. Maklum, Stadion PTIK hanya bisa menampung sekitar 3.000 penonton saja.

"Tentu ada bedanya karena daya tampung tidak banyak membuat jumlah suporter juga tidak banyak juga. Saya sebenarnya belum tahu juga seperti apa kondisinya saat ini," kata Djoko kepada Bola.com, Rabu (7/6/2018).

Advertisement

Minimnya kapasitas stadion akan membuat Madura United tidak bisa mendapat dukungan maksimal dari suporter. Padahal, masyarakat Madura yang berada di perantauan selalu menyempat hadir mendukung tim kesayangan.

Hal itu terlihat saat Madura United melawat ke kandang Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 Mei 2018. Saat itu, ribuan suporter Madura United ikut membaur bersama The Jakmania di tribune.

Meski begitu, Djoko tidak merasa khawatir dengan stadion yang akan menjadi venue bertanding tim asuhannya itu. Dia yakin Greg Nwokolo dkk. tetap bisa bertanding seperti biasanya memberikan perlawanan kepada tim tuan rumah.

"Operator liga sudah melakukan verifikasi terhadap stadion itu, itu artinya Stadion PTIK sudah layak. Apalagi Timnas Indonesia juga pernah bertanding di situ. Bagi Madura United, tidak ada alasan untuk bermain tidak bagus. Pemain tetap harus maksimal," ujarnya.