Prancis vs Kroasia, Motivasi Ekstra Ivan Perisic

oleh Aga Deta diperbarui 13 Jul 2018, 15:55 WIB
Ivan Perisic menyumbang gol saat Timnas Kroasia menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018. (Jewel SAMAD / AFP)

Bola.com, Jakarta Prancis vs Kroasia akan jadi sajian terakhir Piala Dunia 2018 Rusia. Minggu (15/7) pukul 22.00 mendatang, kedua tim ini akan membuktikan siapa yang terbaik di dunia di panggung final. Kedua tim Eropa ini menempuh jalan yang cukup berbeda menuju final, jika Prancis terus difavoritkan maka Kroasia adalah sang kuda hitam.

Salah satu pemain Kroasia, Ivan Perisic mengaku timnya sangat termotivasi mengalahkan Prancis. Bukan hanya demi menjadi juara, melainkan juga karena dendam yang belum terbalaskan pada Piala Dunia 1998 silam.

Advertisement

Kala itu Kroasia juga tampil mengejutkan, bersama Davor Suker mereka melaju sampai semifinal dan menghadapi Prancis. Tetapi harapan publik Kroasia harus pupus di hadapan Prancis, mereka gagal melaju ke final dan tersingkir dengan menyakitkan.

Video Menarik

2 dari 3 halaman

Motivasi Ekstra

Pemain timnas Kroasia, Ivan Perisic (4), menjebol gawang timnas Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki, Moskow, Kamis (12/8/2018) dini hari WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Adapun Perisic mengakui Prancis adalah tim yang lebih dijagokan di final nanti. Tetapi hal ini tak lantas membuat timnya hilang percaya diri, sebaliknya, Kroasia justru sangat termotivasi mengalahkan Prancis, dan tentunya menjadi juara.

"Prancis menghentikan kami di semifinal 1998. Kami jelas akan punya motivasi ekstra karena hal itu," kata Perisic dikutip dari fourfourtwo.

"Mereka adalah favorit, tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk mengejutkan mereka. Kami punya tiga hari untuk mempersiapkan diri kami. Sekarang mimpi kami sangat dekat."

3 dari 3 halaman

Tak Bisa Diremehkan

Yuri Cortez (bawah) terjepit saat para pemain Kroasia merayakan gol pada semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow, (11/7/2018). Yuri jatuh saat perayaan gol skuat Vatreni tersebut. (AP Photo/Frank Augstein)

Kroasia adalah contoh sempurna pembuktian kekuatan pihak yang dipandang sebelah mata. Sebelumnya, saat melawan Inggris, Kroasia diremehkan. Tetapi mereka terbukti mampu menggunakan pandangan itu sebagai motivasi dan balik menghajar Inggris.

Hal yang sama akan terjadi saat melawan Prancis nanti. Di atas kertas, Prancis jelas lebih diunggulkan. Tetapi sepak bola terjadi di lapangan. Kroasia sungguh tim yang berbahaya dalam hal motivasi dan kerja keras.

 

Sumber: Bola.net