Pelatih Pencak Silat Indonesia Ungkap Kunci Panen Emas di Asian Games

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 27 Agu 2018, 21:55 WIB
Pesilat Indonesia, Aji Bangkit Pamungkas mengibarkan bendera Merah Putih usai meraih medali emas ke-16 untuk Indonesia dalam babak final Kelas I Putra Asian Games 2018 di TMII, Jakarta, Senin (27/8). (Merdeka.com/Arie Basuki)

Bola.com, Jakarta - Tim pencak silat Indonesia tampil memukau di ajang Asian Games 2018. Bertanding di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII), Jakarta, kontingen Merah Putih menyapu bersih delapan medali emas yang dipertandingkan, Senin (27/8/2018).

Raihan dari pencak silat masih bisa bertambah karena ada enam emas yang masih diperebutkan, Rabu (29/8/2018).

Advertisement

Delapan emas itu disumbangkan Puspa Arumsari di nomor seni perorangan putri, lalu Yola Primadona Jampil dan Hendy (seri berpasangan putra), Anggi Faisal, Asep Yuldan, dan Nunu Nugraha (seni beregu putra). Lalu di nomor pertarungan, lima medali emas diraih lewat kemenangan Abdul Malik (50kg-55kg putra), Aji Bangkit Pamungkas (85-90kg putra), Komang Harik Adi Putra (65-70kg putra), Iqbal Candra Pratama (60-65kg putra), dan Sarah Tra Monita (55-60 putri).

Pelatih kepala Silat Indonesia, Rony Syaifullah, tak terkejut dengan pesta medali emas yang diraih para atletnya. Hasil itu sesuai prediksi tim pelatih, mengacu performa para atlet baik saat pemusatan latihan maupun mengikuti berbagai kejuaraan.

"Tentunya ini sesuai dengan apa yang kami inginkan. Tim pelatih sudah jauh-jauh hari mempersiapkan program latihan yang memang diperuntukkan untuk kemenangan anak-anak," ungkap Roni kepada Bola.com setelah pertandingan.

Pria asal Solo itu menilai, kunci kesuksesan raihan delapan emas tak lepas dari performa luar biasa pesilat Indonesia. Menurutnya, para atlet termotivasi untuk mendapatkan emas mengingat kali pertama cabor silat dipertandingkan di Asian Games. Belum lagi sebagai tuan rumah, lanjut dia, pesilat Tanah Air ingin memberikan yang terbaik.

"Karena bagi anak-anak, belum tentu dalam waktu dekat Asian Games kembali di Indonesia. Dukungan penonton di padepokan juga sangat membantu performa atlet. Apalagi saat ini sistem penilaian lebih terbuka karena menggunakan video replay. Jadi memang terbukti anak-anak yang terbaik hari ini," tegas dia.

Secara khusus, Roni menyebut raihan Aji Bangkit Pamungkas di nomor 85-90 kg menjadi kejutan pada Asian Games ini. Aji tampil spartan dengan mengalahkan Sheik Alauddin dari Singapura dengan skor 5-0. "Dia tampil luar biasa hari ini. Padahal dia masih sangat muda dan baru saja lulus dari SMA," kata Roni.