Mantan Pemain Persija Mundur dari PSMS demi Keluarga

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 29 Sep 2018, 21:15 WIB
Pemain Persija Jakarta, Marco Kabiay, berusaha merebut bola saat latihan di Lapangan Sutasoma Halim, Jakarta, Sabtu (3/3/2018). Latihan ini digelar sebelum berangkat ke Vietnam untuk melawan SLNA pada Piala AFC. (Bola.com/Asprilla Dwi Adha)

Bola.com, Medan - Setelah meninggalkan Persija Jakarta dan bergabung bersama PSMS Medan pada pertengahan musim ini, Marko Kabiay memutuskan untuk meninggalkan tim berjulukan Ayam Kinantan itu. Keputusan tersebut diambil pemain asal Papua tersebut karena kepentingan keluarga yang harus diprioritaskan.

Pemain kelahiran Jayapura, Papua, itu memutuskan meninggalkan PSMS karena keluarga yang membutuhkan perhatian lebih besar. Istri dan anaknya dalam kondisi sakit dan harus mendapatkan perawatan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Advertisement

PSMS menerima keputusan tersebut. Pelatih PSMS, Peter Butler, tak ingin mempersulit keputusan Marko Kabiay karena alasan kemanusiaan. "Klub memberikan izin karena menghormati keputusannya. Saya tidak merasa itu menjadi sebuah masalah," ujar Butler.

Marko Kabiay merupakan pemain yang pernah memperkuat dua klub asal Papua, yaitu Persipura Jayapura dan Persiram Raja Ampat. Marko sempat merantau ke Tanah Jawa dengan bergabung bersama Arema FC sebelum awal musim ini didatangkan Persija Jakarta untuk menjadi pelapis Ismed Sofyan.

Namun, saat bursa transfer pertengahan musim, Marko Kabiay dilepas Persija Jakarta dan memutuskan untuk bergabung bersama PSMS Medan. Peter Butler pun tak bisa menambah kuota pemain sepeninggalan pemain berusia 27 tahun itu karena masa dibukanya jendela transfer sudah berakhir.

Sumber: Liga Indonesia

Berita Terkait