PSSI Pastikan Insiden Lagu Kebangsaan Korsel di Piala AFC U-19 2018 Murni Kesalahan Teknis

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 23 Okt 2018, 21:30 WIB
Duel Yordania vs Korsel di matchday kedua Grup C Piala AFC U-19 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi (22/10/2018). (Bola.com/Dok. AFC)

Bola.com, Jakarta - Insiden kesalahan memutar lagu kebangsaan Korea Selatan di laga penyisihan Grup C Piala AFC U-19 2018 menjadi pemberitaan media internasional. PSSI memastikan insiden tersebut terjadi karena murni kesalahan teknis dan tanpa unsur kesengajaan.

Kemenangan Timnas Korea Selatan U-19 di laga kedua Grup C Piala AFC U-19 2018 diwarnai insiden kurang menyenangkan. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin malam (22/10/2018), the Taeguk Warriors menang 3-1 atas Yordania.

Advertisement

Namun, sebelum pertandingan, tepatnya saat momen lagu kebangsaan masing-masing tim berkumandang, kubu Korsel dibuat bengong seolah tak percaya dengan apa yang mereka dengar. Pasalnya, yang mereka dengar justru lagu kebangsaan Korea Utara.

Head of Media Relations and Digital Promotion PSSI, Gatot Widakdo, menyebut insiden tersebut benar-benar murni kesalahan teknis yang terjadi tanpa disengaja. Gatot menyebut sebelumnya semua sudah dalam kondisi siap ketika rehearsal.

"Sebelumnya sudah dicoba, semua sudah siap dan tak ada masalah. Tiba-tiba ketika pertandingan dimulai, operator memainkan lagu yang salah. Ia pun mengakui kesalahan tersebut," kata Gatot saat ditemui di Kantor PT Liga Indonesia Baru, Selasa sore (23/10/2018).

"Panpel pertandingan sudah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Korea Selatan," lanjutnya.

Sebagai perwakilan PSSI, Gatot Widakdo memastikan semua itu menjadi kesalahan teknis dan tak ada unsur kepentingan apa pun, terutama politik di antara dua negara tersebut.

"Sepak bola itu untuk persahabatan. Ini semua kesalahan teknis, bukan disengaja atau ada unsur politik. Itu semua tidak ada, murni kesalahan. Kami ada prosedur-prosedur yang harus dilakukan seperti rehearsal serta cek dan ricek dalam setiap pertandingan," tegas Gatot.

 

Berita Terkait