Arema Bawa 18 Pemain Hadapi Persib, Milo Enggan Bahas Pemain yang Absen

oleh Iwan Setiawan diperbarui 15 Feb 2019, 20:45 WIB
Para pemain Arema FC berlatih di Stadion Kanjuruhan (15/2/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, memutuskan 18 pemain akan dibawa untuk menghadapi Persib Bandung pada leg pertama 16 besar Piala Indonesia 2018 di Bandung, Senin (18/2/2019). 

Dalam daftar itu tidak ada nama tiga pemain inti, yaitu Dendi Santoso, Alfin Tuasalamony, dan Pavel Smolyachenko. Dendi absen karena menjalani ibadah umrah. Sedangkan Alfin dan Pavel masih cedera dan sakit.

Advertisement

“Alfin mengalami cedera. Saya tidak tahu apa yang terjadi saat dia pulang ke kampung halamannya. Tanyakan langsung kepada dokter saja. Begitu juga dengan kondisi Pavel. Tugas saya hanya mempersiapkan pemain yang ada di lapangan,” kata pelatih asal Bosnia itu, Jumat (15/2/2019). 

Cedera Alfin cukup misterius. Beberapa waktu lalu dia sempat izin pulang kampung. Setelah itu menghilang dalam uji coba lawan Timnas Indonesia U-22 dan hingga kini belum ikut berlatih. Sedangkan Pavel didiagnosis dokter, mengalami gejala tifus dan demam berdarah. Pavel masih lemas dan absen hingga latihan pagi tadi di Stadion Kanjuruhan.

Dalam sesi latihan, posisi Alfin bisa digantikan Ricky Ohorella dan Agil Munawar. Pavel digantikan M. Rafli atau Jayus Hariono. Meskipun skuat tak lengkap, Milo berharap anak buahnya bisa dapat hasil bagus sebagai modal untuk leg kedua di Malang.

Skuat Arema FC rencananya berangkat ke Bandung, Sabtu (16/2/2019). Demi menjaga kebugaran pemainnya, Milo menggelar latihan pagi tadi, sehingga para pemain bisa beristirahat sebelum perjalanan ke Bandung.

 

2 dari 2 halaman

Pemain Arema yang Dibawa ke Bandung

Kiper: Utam Rusdiana, Kartika Ajie.

Belakang: Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Ahmad Alfarizi, Ricky Ohorella, Ikhfanul Alam, Agil Munawar.

Tengah: M. Rafli, Jayus Hariono, Makan Konate, Hendro Siswanto, Nasir, Sunarto, Rivaldi Bawuo

Depan: Dedik Setiawan, Ahmad Nur Hardianto, Robert Lima.   I