Dapur Redaksi: Ikutan Kampanye Antihoaks, Kok Bisa?

oleh Erwin Fitriansyah diperbarui 22 Mar 2019, 15:32 WIB
Aksi Nurfahmi Budiarto saat menjadi instruktur tools antihoaks di kantor Google Indonesia, beberapa waktu lalu. (FOTO / ID)

"MAS, bisa mengisi pelatihan tools antihoax bagi teman-teman jurnalis dan lembaga lain?". Kalimat tersebut telontar dari ujung telpon di seberang sana. Yup, suara yang sudah tak asing lagi; Febrina Galuh Permanasari. Tanpa pikir panjang, saya jawab; iya.

Rangkaian kalimat di atas merupakan cerita dari awak redaksi Bola.com; Nurfahmi Budiarto. Budi, sapaan akrab pria asal Banjarnegara, Jawa Tengah ini, memang menjadi bagian dari tim kerja kelompok jurnalis cek fakta terhadap beberapa isu yang beredar di masyarakat luas, jadi tak melulu terkait olah raga.

Advertisement

Permintaan Febrina, dari sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, seolah tak ada ruang untuk menolak. Maklum, cek fakta, termasuk gerakan antihoax, yang memang menjadi sisi lain dari partisipasi Budi di jalur jurnalistik.

"Hoaks sangat meresahkan, dan terjadi di semua segmen, mulai dari kesehatan, keuangan sampai urusan politik. Apalagi sekarang sedang menuju pilpres, perang terhadap hoaks menjadi agenda penting, termasuk untuk kalangan jurnalis," kata Budi.

Ucapan Budi ada benarnya juga. Jika Sahabat Bola.com mencermati ragam fenomena jelang Pilpres 2019, satu yang paling terlihat adalah peredaran hoaks alias kabar bohong yang nyaris tak terkendali, terutama melalui platform media sosial.

Nah urusannya dengan jurnalisme olah raga?. "Tetap ada, tapi yang terpenting bisa berkontribusi dan berbagi ilmu tentang ragam tools untuk memerangi hoaks kepada teman-teman jurnalis. Harapannya, jurnalis bisa menjadi garda terdepan memerangi hoaks," sebut Budi.

Tak heran, dalam beberapa kesempatan Budi menjadi trainer bagi kalangan jurnalis dan institusi seperti NGO serta LSM, terkait tools antihoaks. Budi menyebutkan beberapa tools dasar dari antihoaks seperti Google Reverse Image, TouTube Data Viewer, Watch Frame by Frame sampai menganalisa akun media sosial.

Nah, jika kru redaksi kami ada yang menjadi trainer antihoaks, kesibukan lain mengiringi Bola.com sepanjang pekan ini. Momen itu berkaitan dengan sederet event peliputan yang sedang dan akan kami lakukan.

Setidaknya ada tiga kegiatan besar yang menjadi konsentrasi kami, seperti perhelatan sepak bola Babak 8 Besar Piala Presiden 2019 dan Piala Presiden Esports 2019. Selain itu, kami juga akan menampilkan ulasan istimewa terkait aksi-aksi dari perjuangan anak-anak Merah Putih di ajang Kualifikasi Piala AFC U-23, yang berlangsung di Vietnam.

So, waspada hoaks, jangan lupa berolah raga!