Strategi 3 Bomber yang Membuat Jerman Menang Dramatis Atas Belanda

oleh Marco Tampubolon diperbarui 25 Mar 2019, 19:35 WIB
Pelatih Jerman, Joachim Loew (AFP/Robert Michael)

Jakarta - Pelatih Jerman, Joachim Low memberi penanda kunci kemenangan anak asuhnya atas Belanda, pada laga Kualifikasi Piala Eropa 2020, tadi malam. Pada pertandingan tersebut, Jerman menang 3-2 lewat laga dramatis di markas lawan, Johan Cruijff Arena, Belanda. 

Pada babak penyisihan Grup C ini, Jerman sempat unggul 2-0 lewat Sane dan Serge Gnabry. Namun Belanda, tidak mau kalah dan membalas lewat M de Ligt dan Memphis Depay. Akhinya, Nico Schulz menjadi pahlawan Jerman lewat gol yang dicetak pada penghujung laga. Dia membawa Jerman unggul 3-2 atas tuan rumah hingga laga berakhir. 

Advertisement

"Saya sangat puas. Secara pribadi saya merasa sangat bahagia. Saya seakan lupa dengan kejadian yang kami alami tahun lalu, saya sudah bisa melewatinya. Kami punya memori indah pada laga terakhir. Saya merasakan hal itu sebab di Prancis dan di markas Belanda kami bermain baik juga, tapi tidak dihargai," beber Joachim Low.

 

2 dari 2 halaman

Tiga Penyerang Sekaligus

Kiper timnas Jerman Manuel Neuer (AFP/Odd Andersen)

Menghadapi Belanda, Joachim Loew menurunkan tiga penyerang sekaligus. Mereka adalah Sane, Gnabry, dan Leon Goretzka. Joachim mengaku memang sengaja melakukan itu.  "Kami ingin menyerang dengan tiga pemain. Dengan Leroy, Serge, dan Leon, kami menyerang empat pemain bertahan mereka dan (Frenkie) de Jong juga," katanya.  

Joachim mengaku ingin ketiga pemain ini bermain sedekat mungkin dan menunjukkan variasi bermain dengan sering bertukar tempat. "Tidak lagi bermain denan dua penyerang tapi lebih dengan tiga penyerang yang bersama-sama bermain terbuka dan menemukan ruang," katanya.

Sumber: AS