Melerai Pemain AC Milan yang Terlibat Ricuh, Gattuso Mengaku Terlalu Tua untuk Berkelahi

oleh Defri Saefullah diperbarui 15 Apr 2019, 10:45 WIB
Gelandang AC Milan, Franck Kessie (tengah) dan rekan setimnya merayakan kemenangan bersama suporter usai pertandingan melawan Lazio pada lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro (13/4). Milan menang tipis 1-0 atas Lazio berkat gol penalti Kessie. (AFP Photo/Miguel Medina)

Jakarta Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso menunjukkan kematangannya ketika AC Milan menghadapi Lazio dalam lanjutan Serie A yang digelar, Minggu (14/4/2019). Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk AC Milan itu, Gattuso tampak memperlihatkan sikap dewasa sebagai pelatih ketika para pemainnya ricuh dengan pemain Lazio.

Alih-alih terlibat dalam insiden perkelahian pemain saat pertandingan antara AC Milan dan Lazio selesai, Gattuso justru melerai pemainnya untuk tidak bersitegang. Padahal kala masih jadi pemain, Gattuso terkenal gahar dan tak segan berkelahi dengan lawan.

Advertisement

Pertengkaran terjadi dimulai dari perseteruan antara bek Lazio, Luiz Felipe dengan winger AC Milan, Fabio Borini. Gattuso langsung bergerak cepat untuk melerai pemainnya.

"Saat masih jadi pemain, saya master di situasi seperti ini. Berkelahi kerap membuat saya senang. Namun, saya sekarang punya peran berbeda, saya melihat sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda," kata Gattuso seperti dikutip Goal.com.

"Selain itu, saya sudah terlalu tua. Anak-anak ini pergi ke gym tiap hari. Saya tak sekuat dulu lagi," lanjut pelatih AC Milan itu.

2 dari 2 halaman

Insiden Lain

Bek AC Milan, Mateo Musacchio mengontrol bola dari kawalan bek Lazio, Riza Durmisi selama pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro (13/4). Milan menang tipis atas Lazio 1-0. (AFP Photo/Miguel Medina)

Insiden lain juga terjadi antara gelandang AC Milan, Tiemoue Bakayoko, dengan pemain Lazio, Francesco Acerbi. Keduanya bahkan terlibat perang mulut sebelum pertandingan.

Namun, usai pertandingan keduanya tampak bertukar kaus. Ini seakan berlawanan dengan apa yang terjadi usai pertandingan.

Usai bertukar kaus, Bakayoko dan Kessie nampak melempar kaus lawan ke arah penonton fans AC Milan.

"Saya minta maaf karena sudah bertukar kaus untuk akhiri masalah, membuat permusuhan bukan olahraga, tapi tanda kelemahan," tulis Acerbi di Instagram miliknya.

AC Milan memang tampil bagus saat melawan Lazio. Utamanya itu terjadi saat di babak kedua. "Anda harus tampil habis-habisan saat melawan Lazio. Anda harus cepat, kuat dan pintar," ujar Gattuso.

Sumber: Liputan6.com