3 Laga Manchester United Vs Manchester City Terdramatis Dalam 10 Tahun Terakhir

oleh Luthfie Febrianto diperbarui 24 Apr 2019, 22:00 WIB
Premier League - Manchester United Vs Manchester City (Bola.com/Adreanus Titus)

Manchester - Manchester United (MU) akan meladeni Manchester City di Old Trafford pada lanjutan Premier League, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Tensi jelang pertandingan sudah memanas dalam beberapa tahun terakhir. 

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berang manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, menuding timnya suka melakukan pelanggaran.

Advertisement

"Selama 10 musim menjadi manajer, Saya tak pernah menyiapkan pertandingan dengan cara seperti itu," kata Guardiola seperti dilansir Skysports, Rabu (24/4/2019). 

Duel MU kontra City memang selalu dibumbui perang psikologis antara kedua belah pihak. Namun bumbu inilah yang justru menambah sedap jalannya pertandingan.

Laga antara kedua tim pun sejatinya hampir selalu berjalan menegangkan. Seperti dilansir Sportskeeda, berikut tiga laga Manchester United versus Manchester City dalam satu dekade terakhir, yang berlangsung dramatis.

 

2 dari 4 halaman

Manchester United 4-3 Manchester City (2009)

Michael Owen pernah mencetak gol dramatis di duel MU vs Manchester City. (AFP/Paul Ellis)

Derbi Manchester selalu menyajikan pertandingan menegangkan terutama setelah Manchester City menjadi salah satu klub besar Eropa. Salah satu partai yang menegangkan terjadi pada musim 2009.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, MU menang 4-3 berkat gol di menit akhir dari Michael Owen. Kemenangan MU dianggap kontroversial oleh kubu Manchester City.

Gol Michael Owen dianggap terjadi di luar masa perpanjangan waktu. Pelatih Manchester City, Mark Hughes, menilai gol itu terjadi di menit keenam, padahal masa perpanjangan waktu hanya empat menit.

MU unggul lebih dulu lewat Wayne Rooney sebelum disamakan lewat gol Gareth Barrry. Darren Fletcher mengembalikan keunggulan MU, namun Bellamy lagi-lagi membuat City mengejar ketinggalan.

Fletcher mencetak gol keduanya sekaligus membuat MU unggul 3-2. Kedudukan berubah menjadi 3-3 setelah Bellamy membobol gawang MU yang dikawal Ben Foster.

3 dari 4 halaman

2. Manchester United 1-6 Manchester City (2011)

Mario Balotelli pamerkan tulisan Why Always Me usai jebol gawang Manchester United (skysports)

Siapa yang menyangka, MU akan menjadi bulan-bulanan Manchester City di Old Trafford? Namun kenyataannya, itulah yang terjadi pada musim 2011.

Manchester City datang ke Old Trafford di bawah pimpinan Roberto Mancini. Strategi pelatih asal Italia itu ternyata ampuh meruntuhkan taktik Sir Alex Ferguson.

Bisa dibilang kartu merah Jonny Evans membantu City melumat MU. Sebelum kartu merah, Manchester City hanya unggul 1-0 lewat gol Balotelli.

Setelah kartu merah, Manchester City menggila. Mereka memborong gol masing-masing lewat Balotelli lagi, Sergio Aguero, dua gol Edin Dzeko, dan satu gol David Silva.

MU mencetak gol hiburan lewat kaki Darren Fletcher. Di akhir musim, Manchester City keluar sebagai juara Liga Inggris.

4 dari 4 halaman

3. Manchester City 2-3 MU (2018)

Bek Manchester United asal Inggris, Chris Smalling mencetak gol kemenangan MU atas Man City musim lalu (AFP/Ben Stansall)

Duel dramatis juga pernah terjadi di Etihad tepatnya di musim 2018. Manchester City yang unggul 2-0 lebih dulu harus kalah 2-3 pada akhir pertandingan.

City unggul 2-0 berkat gol Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan. Keunggulan ini pun bertahan hingga babak pertama usai.

Namun MU yang masih dilatih Jose Mourinho menjalani babak kedua dengan berbeda. Dua gol Paul Pogba mengawali kebangkitan MU lewat golnya yang kemudian disusul gol Chris Smalling.

Sayangnya, kemenangan ini gagal menghampat laju City dalam perburuan gelar juara.

Berita Terkait