Valentino Rossi: Saya di Le Mans untuk Menang

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Mei 2019, 15:00 WIB
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. (AFP/Jose Jordan)

Bola.com, Le Mans - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sudah lama puasa kemenangan di MotoGP Prancis. Namun, fakta tersebut tak mengikis kepercayaan dirinya untuk berburu kemenangan pada balapan di Sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2019). 

The Doctor tercatat tiga kali juara di MotoGP Prancis. Selain itu, dia juga langganan naik podium di sana. Tapi, kemenangan terakhirnya di Le Mans sudah sangat lama, tepatnya 11 tahun silam atau pada 2008.

Advertisement

Rossi menyadari tak mudah menyudahi paceklik kemenangan tersebut. Persaingan kini semakin ketat dan usianya tak lagi muda. Tapi bukan Rossi namanya jika patah semangat sebelum bertarung.  

Dia mengusung optimisme tinggi di Le Mans meskipun hanya finis keenam pada balapan sebelum di MotoGP Jerez. Rossi penasaran ingin kembali mencicipi podium tertinggi.  

"Saya yakin itu musim 2008 (kemenangan terakhir di Le Mans). Kami masih menggunakan ban Bridgestone. Setelah itu saya menikamati balapan-balapan hebat di trek ini. Saya naik podium beberapa kali di sini, tapi tak pernah ada kemenangan sejak itu. Sudah lama sekali," kenang Rossi, seperti dilansir GP One, Jumat (17/5/2019). 

"Saya tak terbiasa tak menang. Saya berada di sini karena merasa bisa melakukannya. Saya meninggalkan rumah untuk setiap balapan grand prix dengan harapan meraih kesuksesan," imbuh Valentino Rossi

 

2 dari 2 halaman

Jalan Panjang

Rossi sudah banyak berubah seiring kariernya yang sudah lebih dari dua dekade di ajang balap motor dunia. Dia menyadari tak lagi bisa berharap memenangi banyak balapan di setiap musim. 

"Pada bagian pertama karier saya, saya bisa menang 11 seri dalam setahun. Jika tidak bisa, saya sedih. Sekarang, masih melanjutkan jadi bagian olahraga ini, saya harus mengubah pendekatan. Tapi, saya di sini (Le Mans) untuk menang. Saya tahu ini berat, tapi saya harus mencobanya," tegas Rossi. 

Menang lagi di Le Mans bukan hal mustahil bagi Rossi. Dua musim lalu Valentino Rossi hampir saja juara, tapi terjatuh pada lap terakhir saat berduel dengan Maverick Vinales.

"Sangat dini mengatakan jika mengatakan mungkin menang di sini. Sejujurnya saya tak tahu," ujar pembalap Italia tersebut. 

"Jalan dari sini sampai menang sangat panjang dan segalanya tergantung pada kami. Sejak saat ini kami bekerja untuk latihan bebas, kemudian kualifikasi, dan juga tergantung cuaca. Saya berharap punya kesempatan untuk menang pada musim ini," sambung Valentino Rossi.