Arema Bakal Beri Pemain Tes Berat Sesudah Libur Idulfitri

oleh Iwan Setiawan diperbarui 28 Mei 2019, 13:45 WIB
Kapten tim Arema, Hamka Hamzah, menyambut rekannya untuk merayakan gol melawan Persela di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (27/5/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema berhasil menutup Shopee Liga 1 2019 di Bulan Ramadan dengan kemenangan. Hamka Hamzah dkk. menang atas tamunya Persela Lamongan 3-2 dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin malam (27/5/2019).

Itu jadi raihan tiga poin pertama Arema musim ini. Namun, setelah hasil positif tersebut, pelatih Arema, Milomir Seslija, tak langsung meliburkan tim asuhannya. Meski, kompetisi akan berhenti kurang lebih dua pekan untuk menghormati hari raya Idulfitri.

Advertisement

Arema masih menjadwalkan sekali latihan, pada Selasa sore (28/5/2019), di lapangan futsal Champions Ma Chung, Kota Malang. 

"Nanti masih ada sekali latihan. Setelah itu mungkin ada libur 5-6 hari ke depan," kata Milo.

Sesi latihan itu digunakan untuk recovery training sekaligus menyampaikan apa saja pekerjaan rumah bagi pemain selama libur Idulfitri.

"Mungkin nanti libur tidak latihan bersama tim. Tapi, pemain harus tetap latihan sendiri di tempat masing-masing. Saya tidak ingin kondisi drop setelah libur Idulfitri," jelas pelatih 54 tahun ini.

Nantinya, pemain akan dapat tes yang berat setelah libur latihan karena mereka dihadapkan dengan lawan berat setelah liburan, yakni melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, pada 14 Juni mendatang.

"Jadwal pertandingan melawan Persib maju dua hari, sehingga kami harus lakukan persiapan lebih baik. Jangan sampai kondisi pemain turun. Agar mereka tetap jaga kondisi, akan diadakan tes berat setelah liburan," tutur mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Dari pengalaman sebelumnya, Arema jarang memberikan tes berat kepada pemain setelah liburan. Yang dilakukan hanya menimbang berat badan pemain sebelum dan sesudah libur Idulfitri.

Saat hari raya biasanya banyak pemain kurang mengontrol makanan sehingga berat badan jadi indikator paling cepat untuk melihat apakah pemain menjaga kondisi saat liburan atau tidak.

"Memang sulit untuk mengontrol pemain saat libur. Apalagi Idulfitri. Kami menghormati hari raya itu, tapi saya harapkan pemain Arema tetap menjaga kondisi untuk dirinya sendiri," tegas pelatih 54 tahun ini.