Timnas Thailand Dapat Berkah Gabung 3 Negara ASEAN Plus UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2022

oleh Aning Jati diperbarui 19 Jul 2019, 05:45 WIB
Timnas Thailand saat melawan India pada matchday pertama Grup A Piala Asia 2019 (6/1/2019) di Al Nahyan Stadium, Abu Dhabi. ((AFP/Khaled Desouki)

Bola.com, Bangkok - Mantan pelatih Timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang, mengomentari hasil undian yang menempatkan the War Elephants bersama tiga negara ASEAN ditambah Uni Emirat Arab dalam Grup G untuk putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Grup G, selain dihuni UEA, yang dianggap sebagai lawan terkuat, ada empat negara anggota AFF, yakni Thailand, Malaysia, Indonesia, Vietnam.

Advertisement

"Ini sebuah berkah, Timnas Thailand terhindar dari melawan tim-tim seperti Jepang dan Korea Selatan, "hanya" ada UEA dalam grup," ujar Kiatisuk.

"Kami sudah bertanding melawan UEA berkali-kali, itulah mengapa pemain mungkin tak punya rasa takut terhadap mereka, yang jadi unggulan teratas di grup, " lanjutnya.

"Vietnam bisa saja tampil mengejutkan mengacu pada kemenangan (atas Thailand) di turnamen King’s Cup lalu, tapi segala sesuatunya berbeda jika bicara perihal Piala Dunia," imbuh pelatih yang pernah dikaitkan dengan Persib Bandung itu.

Berbeda dengan pendapat Kiatisuk Senamuang yang terkesan optimistis, media massa Thailand justru terkesan pesimistis. Mereka menjuduli artikel-artikel perihal hasil undian ini dengan kalimat "Thailand tergabung di grup berat, langkah di kualifikasi Piala Dunia makin berat buat Thailand", dan sebagainya.

Dalam dua tahun terakhir, tepatnya sejak Kiatisuk Senamuang lengser dari kursi pelatih kepala pada 31 Maret 2017, sepak bola Negeri Gajah Putih memang boleh dibilang mengalami penurunan, jika mengacu pada prestasi Timnas Thailand.

Pamor Timnas Thailand sebagai raja di ASEAN, perlahan mulai pudar lantaran Vietnam yang ganti bersinar terang.

2 dari 2 halaman

Timnas Thailand Punya Pelatih Baru

Pelatih anyar Timnas Thailand, Akira Nishino. (FA Thailand)

Agar tak makin turun, Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), melakukan kebijakan, termasuk mengganti pelatih Milovan Rajevac dengan arsitek tim asal Jepang, Akhira Nishino.

Nishino diberi tugas mendampingi Timnas Thailand di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia serta putaran final Piala AFC U-23 2020, di mana Thailand bertindak sebagai tuan rumah.

"Pemilihan Nishino menandai tonggak bersejarah bagi sepak bola Thailand. Ia menjadi pelatih kepala Asia pertama yang memimpin Timnas Thailand," kata FAT dalam sebuah pernyataan.

Racikan tangan dingin Akhira Nishino akan terlihat saat Timnas Thailand menjalani laga pertama Grup G dalam putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, dengan menjamu Vietnam pada 5 September 2019.

Sumber: Bangkok Post

Berita Terkait