Jadi WNI, Otavio Dutra Ingin Miliki KTP Surabaya

oleh Aditya Wany diperbarui 27 Jul 2019, 20:30 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Otavio Dutra. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Padang - Tinggal selangkah lagi Otavio Dutra akan menyandang status sebagai WNI. Dia telah menjalani proses naturalisasi dengan melepas paspor Brasil. Pemain berusia 35 tahun itu bakal menjalani sumpah menjadi WNI dalam waktu dekat.

Otavio Dutra memang belum mendapat paspor WNI secara resmi. Pemain milik Persebaya Surabaya itu masih harus mengurus sejumlah berkas administrasi. Jika sudah resmi jadi WNI, kota manakah yang akan menjadi tempatnya berdomisili?

Advertisement

"Surabaya. Aku iki wong Suroboyo (saya ini orang Surabaya). Tidak usah ditanya. Saya ingin menjadi warga kota ini. Nanti tinggal mengurus KTP," kata Dutra kepada Bola.com.

"Memang kalau urus KTP tidak bisa sebentar. Perlu sekitar satu atau dua minggu setelah saya selesai dan menjadi WNI nanti akan keluar. Saya akan memiliki KTP Kota Surabaya tentu saja," imbuh Dutra.

Otavio Dutra menjelaskan pintu masuknya berkarier di Indonesia dimulai saat dia tinggal di Kota Pahlawan. Dia memang mengawali karier di Indonesia dengan menjadi pemain Persebaya 1927.

2 dari 2 halaman

Nyaman di Surabaya

Bek Persebaya Surabaya, Otavio Dutra, mengirim umpan saat melawan Perseru Serui pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (2/3). Persebaya menang 3-2 atas Perseru. (Bola.com/Yoppy Renato)

Dia mengaku sudah sangat nyaman berada di kota terbesar kedua setelah Jakarta itu. Keluarga kecilnya juga sudah senang tinggal di Surabaya. Sang putri, Luana Dutra, selama bertahun-tahun bersekolah di ibukota Jawa Timur itu.

"Saya pernah bermain untuk Gresik United, Persipura (Jayapura), sampai Bhayangkara FC yang waktu main di Jakarta. Tapi, saya tidak pernah pindah dari Surabaya. Sejak 2010, saya dan keluarga tinggal di Surabaya," ucap Dutra.

"Ini kota yang saya pilih untuk bertempat tinggal. Saya  nyaman tinggal di sini. Apalagi, klub yang saya cintai, Persebaya, semua orang tahu berasal dari kota ini. Tidak mungkin saya memilih kota lain," ujarnya.

Selama bertahun-tahun Dutra menempati rumah di kawasan Surabaya Barat yang menjadi kediaman warga ekspatriat di Surabaya. Di sana, dia telah memiliki banyak kenalan dari berbagai negara.

Berita Terkait